Cabai hias memberikan kontribusi terhadap estetika dan konsumsi. pengembangan cabai hias dilakukan dengan memanfaatkan keragaman genetik untuk pemuliaan melalui hibridisasi dan seleksi, dengan penekanan pada karakter-karakter yang memiliki heritabilitas tinggi. penelitian ini bertujuan untuk mengukur koefisien keragaman genetik (kkg), koefisien keragaman fenotipe (kkf), dan heritabilitas. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) non faktorial. terdiri dari 9 perlakuan yang masing-masing 4 tetua dan 5 genotipe persilangan generasi f2. penelitian ini menggunakan lima genotipe cabai hias generasi f2, diantaranya f2a12s14, f2s1a4, f2s2n7, f2s2v, dan f2v3s, dan empat varietas tetua sebagai pembanding, violeta, ayesa, syakira dan nazla dan diulang sebanyak empat kali, sehingga total keseluruhan terdapat 36 satuan percobaan. masing-masing satuan percobaan terdiri dari lima tanaman, sehingga secara keseluruhan terdapat 180 unit percobaan. karakter yang dianalisis meliputi tinggi tanaman, bobot buah pertanaman, umur berbunga, diameter batang, bobot perbuah, panjang tangkai buah, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah dan jumlah biji. hasil penelitian menunjukkan pada peubah bobot buah genotipe hasil persilangan cenderung menunjukkan fenomena over dominan, di mana bobot buah hasil persilangan melebihi tetuanya. peubah bentuk buah yang menarik seperti triangular dan elongate, yang diwariskan dari tetua. pada peubah tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah tanaman cenderung sama antara varietas tetua dan hasil persilangan. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor genetik lebih dominan daripada lingkungan dalam mempengaruhi panjang dan diameter buah. heritabilitas tinggi ditemukan pada tinggi tanaman, umur berbunga, bobot per buah, dan beberapa karakter lainnya, kecuali diameter buah pada persilangan tertentu. diameter batang memiliki heritabilitas sedang, kecuali pada persilangan tertentu.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENDUGAAN PARAMETER GENETIK GENERASI F2 CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.). Banda Aceh Fakultas Pertanian,
Baca Juga : PENAMPILAN FENOTIPIK DAN PENDUGAAN PARAMETER GENETIK BEBERAPA GENOTIPE CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Usi karlina, 2014)
Abstract
Ornamental chilies contribute to aesthetics and consumption. The development of ornamental chili is done by utilizing genetic diversity for breeding through hybridization and selection, with an emphasis on characters that have high heritability. This study aims to measure the coefficient of genetic diversity (GFC), coefficient of phenotypic diversity (KKF), and heritability. This study used a Non-Factorial Randomized Group Design (RAK). It consisted of 9 treatments, each with 4 elders and 5 genotypes of F2 generation crosses. This study used five genotypes of ornamental chili F2 generation, including F2A12S14, F2S1A4, F2S2N7, F2S2V, and F2V3S, and four varieties of elders as a comparison, Violeta, Ayesa, Syakira and Nazla and repeated four times, so that a total of 36 experimental units. Each experimental unit consisted of five plants, so in total there were 180 experimental units. The characters analyzed included plant height, fruit weight per plant, flowering age, stem diameter, fruit weight, fruit stalk length, fruit length, fruit diameter, fruit flesh thickness and number of seeds. The results showed that in the fruit weight variable, the crossed genotypes tended to show an over dominant phenomenon, where the fruit weight of the cross exceeded its parents. Interesting fruit shape variables such as triangular and elongate, which are inherited from the parents. On the variables of plant height, stem diameter, and number of plants tend to be the same between parental and crossed varieties. The results also showed that genetic factors were more dominant than the environment in influencing fruit length and diameter. High heritability was found in plant height, flowering age, weight per fruit, and several other characters, except fruit diameter in certain crosses. Stem diameter had moderate heritability, except in certain crosses.
Baca Juga : UJI SALINITAS TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BEBERAPA VARIETAS BENIH CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUM L.) (YUMI MAWADDAH. SKD, 2024)