Sampah merupakan permasalahan yang dihadapi di indonesia. sampah yang dihasilkan itu bervariasi mulai dari organik dan anorganik. limbah ban termasuk kedalam klasifikasi sampah anorganik yang susah atau sulit diuraikan, maka dari itu peneliti ingin membuat pengujian tentang pengolahan ban bekas menjadi bahan bakar. salah satunya ialah melalui proses pirolisis guna untuk mengurangi limbah ban bekas yang akan bertambah seiring berjalannya waktu. pirolisis adalah proses fraksinasi mineral oleh suhu dimulai pada temperatur sekitar 230℃, ketika komponen yang tidak stabil secara thermal dan volatilr malters pada sampah akan pecah dan menguap bersamaan dengan komponen lainnya. pada penelitian kali ini ekperimen yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur pirolisis ban luar dump truck bekas terhadap karakteristik minyak ban. pada penelitian ini temperatur yang digunakan adalah 200℃ ,300℃ dan 400℃. pada penelitian ini didapati bagaimana temperatur berpengaruh terhadap gas yang tidak terkondensasi. dari hasil yang didapat, semakin tinggi temperatur maka semakin banyak gas yang tidak terkondensasi. dan juga dari perhitungan yang didapat semakin tinggi temperatur maka semakin besar nilai rendemen yang di dapat, akan tetapi pada penelitian ini temperatur yang dikatakan efektif dan efisien adalah temperatur 400℃ dikarenakan temperatur ini nilainya lebih dari 10%. pada data hasil karakter fisik (densitas dan viskositas) serta karakteristik kimia (nilai kalor, kadar asam dan angka cetana) didapati bahwa bahan bakar yang dihasilkan dari limbah ban luar dump truck pada pada penelitian kali ini belum bisa dijadikan sebagai bahan bakar alternatif dikarenakan hasil dari beberapa nilai yang belum sesuai dengan penelitian yang telah lebih dulu dilakukan oleh peneliti sebelumnya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH TEMPERATUR PIROLISIS BAN LUAR DUMP TRUCK BEKAS TERHADAP KARAKTERISTIK MINYAK BAN. Banda Aceh Fakultas Teknik - Teknik Mesin,2024
Baca Juga : ANALISA PRODUKTIVITAS PERALATAN ASPHALT MIXING PLANT (AMP) DAN DUMP TRUCK PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN DI DESA NEUHEUN KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR (Hidayat, 2024)
Abstract
Waste is a significant issue in Indonesia. The waste generated varies from organic to inorganic types. Tire waste falls into the category of inorganic waste, which is difficult to decompose. Therefore, researchers aim to conduct studies on processing used tires into fuel. One method is through pyrolysis to reduce the increasing amount of used tire waste over time. Pyrolysis is a process where minerals are fractionated by heat starting at around 230℃. During this process, thermally unstable and volatile components in the waste break down and evaporate along with other components. This study aims to examine the effect of pyrolysis temperature on the characteristics of tire oil from used Dump Truck tires. The temperatures used in the study are 200℃, 300℃, and 400℃. The study found that higher temperatures result in more non-condensable gases. Additionally, the yield increases with higher temperatures, but the most effective and efficient temperature in this study is 400℃ because it yields more than 10%. The physical characteristics (density and viscosity) and chemical characteristics (calorific value, acid content, and cetane number) of the fuel produced from used Dump Truck tires in this study indicate that the fuel is not yet suitable as an alternative fuel. This is because the results do not meet the standards set by previous research.
Baca Juga : PENGARUH LEBAR JALAN ANGKUT TERHADAP PRODUKTIVITAS PENGANGKUTAN BATUBARA DI PT BARA ENERGI LESTARI KABUPATEN NAGAN RAYA (Salwa Nafisa, 2018)