Peristiwa banjir merupakan salah satu dampak yang sering terjadi di sekitar kota banda aceh karena kesalahan dalam pengelolaan tata guna lahan. hal ini juga disebabkan oleh musibah tsunami 26 desember 2004 yang lalu yang mengakibatkan ada beberapa jaringan drainase di beberapa wilayah yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya, salab satunya yaitu daerah kampung laksana. oleh karena itu perlu dilakukan pengevaluasian terhadap kinerja jaringan drainase kondisi eksisting, dan kapasitas fungsinya hingga tahun 20 i 0. hasil pengujian kajian teoritis sesuai dengan hasil penelitian eksperimental, yakni berupa hubungan debit puncak aliran permukaan dengan pola jaringan saluran drainase perkotaan melalui pemahaman rumus rasional modifikasi, yaitu memperbesar waktu konsentrasi di hulu dengan memperpanjang lintasan, akan memperkecil nilai debit puncak terutama pada kondisi perubahan tata guna lahan. hasil penelitian eksperimental ini menjadi informasi untuk studi kasus lapangan. berdasarkan pengamatan dan pengukuran di lapangan, kampung laksana terdiri dari satu daerah pelayanan dan pembuangan terakhirnya di sungai krueng aceh. hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat beberapa saluran yang tidak mampu menampung debit rencana. oleh karena itu harus dilakukan perbaikan saluran dengan tetap mempertahankan dimensi dan slope yang telah ada sekaligus disesuaikan dengan perubahan tata guna lahan tahun 20 i 0, kemudian perencanaan saluran baru dengan penampang hidrolis terbaik berbentuk persegi yang memakai pelindung beton. gorong- gorong digunakan pada saluran primer yang semuanya masih layak digunakan, sedangkan pada saluran sekunder dan tersier menggunakan box culvert dimana pada umumnya juga masih layak digunakan, hanya dua lokasi yang mengalami kerusakan. pintu air yang direncanakan adalah pintu klep otomatis yang bekerja akibat gaya tekanan hidrostatis. pompa direncanakan 2 unit, sudah tennasuk pompa cadangan, yaitu di saluran pembuang sungai krueng aceh dengan luas rumah pompa (2x2,5) m2, dan disertai dengan kolam pengumpul dengan luas 30,56 m2 berbentuk trapesium dengan kedalaman 3,5 m, sehingga mampu menampung kapasitas maksimal 106.960 liter.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI DAN PERENCANAAN JARINGAN DRAINASE KAMPUNG LAKSANA, BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : KAJIAN EFEKTIVITAS SISTEM JARINGAN DRAINASE KOTA LHOKSEUMAWE (T. Ery Mulyadi, 2023)