Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ALMIZAN JAYA MIKO, HABITAT OPTIMAL GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI CONSERVATION RESPONSE UNIT (CRU) DAS PEUSANGAN ACEH. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2024

Gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) merupakan salah satu mamalia yang sangat penting di pulau sumatera karena statusnya yang kini terancam punah. gajah sumatera menghadapi ancaman besar akibat pembalakan liar, hilangnya dan terfragmentasinya habitat, serta kematian yang disebabkan oleh konflik dan perburuan. karena itu, gajah sumatera ditetapkan sebagai salah satu satwa yang dilindungi di indonesia berdasarkan peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan no. p.106 tahun 2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, karena telah terancam punah. salah satu alternatif penanganan dari kemungkinan punahnya satwa liar adalah dengan cara pemeliharaan ex-situ misalnya seperti cru. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi habitat optimal bagi gajah sumatera di kawasan cru das peusangan, aceh. penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui metode wawancara dan observasi lapangan, sedangkan untuk metode analisis data yang digunakan yaitu mengacu pada persyaratan gajah hidup di alam eisenberg. hasil dari pelaksanaan penelitian ini adalah kondisi habitat gajah sumatera di conservation response unit (cru) das peusangan aceh meliputi naungan, air, ketersediaan pakan baik pakan alami maupun pakan tambahan di kandang, garam mineral, keamanan dan kenyamanan, dan wilayah jelajah (home range). secara keseluruhan syarat-syarat yang harus didapatkan gajah sudah terpenuhi, hal ini didukung oleh tersedianya naungan untuk gajah berlindung dari cuaca yang ekstrim, ketersediaan pakan alami dan pakan tambahan yang dapat memenuhi kebutuhan pakan gajah setiap hari, sungai untuk gajah dapat minum dan mandi, serta letak kawasan cru yang jauh dari permukiman membuat gajah dapat merasa nyaman karena tidak adanya gangguan dari aktifitas manusia. pihak pengelola perlu melakuakan evaluasi terkait dengan kandang alami di cru das peusangan, perlu adanya perbaikan kandang serta persediaan obat-obatan dan vitamin di camp cru das peusangan bila mana ada gajah yang terserang penyakit.



Abstract

The Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus) is one of the critically important mammals on the island of Sumatra due to its endangered status. The Sumatran elephant faces significant threats from illegal logging, habitat loss and fragmentation, as well as mortality due to conflicts and hunting. Therefore, the Sumatran elephant is designated as a protected species in Indonesia under the Ministry of Environment and Forestry Regulation No. P.106 of 2018 concerning protected plant and animal species, due to its endangered status. One alternative for preventing the extinction of wild animals is through ex-situ conservation methods such as Conservation Response Units (CRU). This study aims to identify the optimal habitat for Sumatran elephants in the CRU area of Peusangan Watershed, Aceh. The research utilizes both primary and secondary data obtained through interviews and field observations. The data analysis method used refers to the natural habitat requirements of elephants according to Eisenberg's criteria. The results of this research indicate that the habitat conditions for Sumatran elephants in the Conservation Response Unit (CRU) of Peusangan Watershed, Aceh, include shade, water sources, availability of natural and supplemental food in enclosures, mineral salts, security and comfort, and home range. Overall, the necessary conditions for elephants have been met, supported by the presence of shade for protection from extreme weather, availability of both natural and supplemental food to meet daily dietary needs, rivers for drinking and bathing, and the remote location of the CRU from settlements ensuring elephants' comfort without disturbance from human activities. It is recommended that management conducts evaluations regarding natural enclosures in the CRU of Peusangan Watershed, with improvements needed in enclosures as well as the provision of medicines and vitamins in the event elephants are affected by disease.



    SERVICES DESK