Kecamatan peusangan direncanakan sebagai pusat kegiatan lokal dan pengembangan prasarana pendidikan pasca sekolah lanjutan tingkat atas yang direncanakan dalam qanun kabupaten bireuen nomor 7 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten bireuen tahun 2012-2032. permasalahan yang akan diteliti yaitu (i). bagaimana pengelompokkan ketersediaan prasarana dan sarana kota. (ii). bagaimana rekomendasi kondisi desa yang lebih baik supaya tidak ada ketimpangan dari segi prasarana dan sarana kota. pada penelitian ini menggunakan 3 (tiga) metode analisis data yaitu (i). analisis cluster. (ii). analisis hierarchical clustering. (iii). analisis skalogram. hasil dari analisis tersebut akan menunjukkan cluster-cluster dari segi ketersediaan prasarana dan sarana kota di kecamatan peusangan. pengklasteran pada batas administrasi desa untuk memudahkan pengarahan pada sektor kawasan yang akan dikembangkan. prasarana dan sarana perkotaan merupakan salah satu kelengkapan dasar dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan di suatu kawasan. hasil penelitian pada kecamatan peusangan didapati hasil ialah, prasarana yang ada di kecamatan ini sudah sangat baik. pelayanan prasarana dasar yang baik sudah terpenuhi dengan adanya jaringan pipa pdam untuk semua gampong. pelayanan listrik yang terlayani dengan baik. kondisi jaringan jalan yang sudah baik dikarenakan dengan permukaan aspal. serta kondisi sinyal telekomunikasi yang sudah tersedia untuk semua gampong. sarana umum yang ada di kecamatan peusangan seperti fasilitas fasilitas kesehatan pada kecamatan peusangan sudah terpenuhi dengan adanya 2 puskesmas untuk masyarakat. pada fasilitas pendidikan pun sudah sangat dimudahkan dalam mengakses fasilitas pendidikan. kemudahan akses ini didukung dengan tersedianya sd, smp, sma, dan perguruan tinggi. fasilitas perdagangan dan jasa juga sudah tersedia sehingga masyarakat lebih mudah mengaksesnya. tetapi kekurangan pada kecamatan ini tidak tersedianya fasilitas rekreasi sehingga dibutuhnnya penambahan fasilitas rekreasi untuk kecamatan peusangan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KLASTERISASI KETERSEDIAAN PRASARANA DAN SARANA UMUM DI KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN. Banda Aceh Fakultas Teknik Arsitektur,2024
Baca Juga : ANALISIS KORELASI SARANA PRASARANA PEMILU TERHADAP PARTISIPASI PENYANDANG DISABILITAS PADA PEMILIHAN UMUM 2024 DI KABUPATEN ACEH BARAT. (MUHAMMAD ARIS MUNANDAR, 2026)
Abstract
Peusangan district is planned as the center of regional activities and development of higher education infrastructure planned in Bireuen Regency Qanun No. 7 of 2013 on RTRW of Bireuen Regency in 2012-2032. The Problems to be analyzed (i). Methods for assessing the availability of urban infrastructure and facilities. (ii). How is it recommended to improve conditions in area so that there are no inequalities in terms of urban infrastructure and facilities. In thisresearch using three (3) analysis methods, namely (i). Cluster Analysis. (ii). Hierarchical Cluster Analysis. (iii). Scalogram Analysis. The analysis reveals clusters related to the availability of urban infrastructure and facilities in the Peusangan district. Group by village administrative boundaries to facilitate linkage with the regional sector to be developed. Urban infrastructure and facilities are essential to support local growth and development. The survey results in Peusangan sub-district showed that the existing infrastructure in this sub-district is very good. The presence of PDAM pipelines in every area provides excellent basic infrastructure services. Well serviced electric service. The road surface is asphalt and the road network is in good condition. As well as the state of telecom signals already available on all area. Peusangan Subdistrict public facilities, such as Peusangan Subdistrict health facilities, are met by the presence of two community health centers. Access to educational institutions is very easy. This accessibility is facilitated by the availability of elementary school, middle school, high school, college, and higher education facilities. Commercial and service facilities have also been improved to make them more accessible to people. However, the drawback of this sub-district is the lack of recreational facilities available, and additional recreational facilities are needed in Peusangan district.
Baca Juga : HAMBATAN -HAMBATAN YANG DIHADAPI KEPALA SMA NEGERI KABUPATEN BIREUEN DALAM PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (M. Husin AB, 2025)