Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Wirda Aina, APLIKASI TEKNIK REAKTIF-EKSTRAKSI UNTUK PEMBUATAN BIODIESEL DARI BIJI JARAK PAGAR (Jatropha Curcas Linn). Banda Aceh Fakultas Pertanian,

Wirda aina. 0905105010007. aplikasi teknik reaktif-ekstraksi untuk pembuatan biodiesel dari biji jarak pagar (jatropha curcas linn), dibawah bimbingan satriana sebagai pembimbing utama dan ryan moulana sebagai pembimbing anggota ringkasan pemanfaatan bahan bakar nabati merupakan kebutuhan yang sulit dihindari di masa mcndatang. salah satu bahan bakar nabati yang mulai banyak dikembangkan saat ini adalah biodiesel. saat ini, harga biodiesel masih lebih tinggi dibandingkan solar dari minyak bumi sehingga pemakaiannyapun masih terbatas. hal ini disebabkan karena produksi biodiesel umumnya menggunakan bahan baku berkualitas tinggi yang harganya mahal dan teknologi proses produksinyapun belum efisien. di masa mendatang, diyakini dengan semakin meningkatnya harga diesel dari minyak bumi dan seiring dengan perkembangan teknologi produksi biodiesel yang semakin efisien, maka harga biodiesel akan semakin kompetitif dan bahkan lebih murah. saat ini telah dikembangkan proses produksi biodiesel menggunakan teknik ekstraksi dan esterifikasi/transesterifikasi secara simultan yang dikenal dengan proses reaktif-ekstraksi. dalam proses reaktif-ekstraksi, ekstraksi minyak dan esterifikasi/transesterifikasi dilakukan dalam satu langkah di mana kontak bahan minyak dengan alkohol secara langsung. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan biodiesel dari biji jarak pagar (jatropha curcas linn) dengan menggunakan teknik reaktif-kstraksi dengan memperhatikan faktor kadar air biji jarak pagar dan jumlah heksana terhadap kualitas dan kuantitas biodiesel yang diperoleh. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (rak) yang terdiri dari 2 (dua) faktor dengan pola 2x5. faktor pertama adalah kadar air (k) biji jarak pagar sebagai bahan baku pembuatan biodiesel, terdiri atas 2 (dua) taraf:k1 = 2% dan k2 = 3% dari berat bahan (biji jarak pagar) dan faktor kedua adalah jumlah heksana (h) yang digunakan sebagai co-solvent, terdiri atas 5 (lima) taraf:ho= 0 ml, h1 = 75 ml, h2 = 95 ml, h3 = 115 ml dan h4 = 135 ml. dengan demikian terdapat 10 kombinasi periakuan dengan 2 kali ulangan, sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. analisis yang dilakukan sebelum proses dan/atau setelah proses pembuatan biodiesel meliputi analisis kadar air, kadar minyak, yield, bilangan asam, densitas, viskositas dan komposisi biodiesel. hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air, jumlah heksana dan seluruh interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap yield biodiesel. tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap bilangan asam, densitas dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. nilai yield biodiesel tertinggi dihasilkan dari pcrlakuan kadar air 2% dan jumlah heksana 95 ml dan 115 ml. namun berdasarkan hasil uji lanjut bnt, penambahan heksana 95 ml dan 115 ml keduanya berbeda tidak nyata sehingga dapat dikatakan bahwa pcnambahan heksana optimum untuk menghasilkan yield tertinggi adalah sebanyak 95 ml. berdasarkan hasil analisis fisikokimia biodiesel diperoleh nilai rata-rata bilangan asam 0,35 mg koh/g, densitas 0,89 g/ml dan viskositas 3,04 mm/s. menunjukkan bahwa semua produk biodiesel yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan mutu sni 04-7182-2006. berdasarkan basil analisis gc-ms terdapat 4 (empal) komponen utama dalam produk biodiesel dari biji jarak pagar (jatropha curcas l.) pada penelitian ini, yaitu metil oleat (41,67%), metil linoleat (30,79%), metil palmitat (14,90%) dan metil stearat (12,64%). senyawa metil ester yang diperoleh dalam produk biodiesel mirip dengan kandungan asam lemak yang terdapat pada bahan baku minyak biji jarak pagar (jatropha curcas linn).



Abstract

Baca Juga : ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS PABRIK BIODIESEL MINYAK JARAK (Martius Alafani, 2024)



    SERVICES DESK