Alpukat (persea americana mill) adalah salah satu komoditi hortikultura yang sangat dikenal di masyarakat. alpukat sebagai bahan non pangan masih jarang dimanfantkan. adanya kandungan minyak yang cukup tinggi dalam alpukat ini memungkinkan bagi komoditi tersebut untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber minyak nabati bagi keperluan industri non pangan seperti kosmetika, sabun dan krim wajah. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh blansir dan mendapatkan tebal rajangan optimal serta bahan baku (daging dan biji) alpukat yang tepat dalam menghasilkan minyak alpukat dengrn rendemen dan karakteristik mutu fisiko kimia (bilangan asam, bilangan peroksida, bilangan iod, bilangan penyabunan dan bobot jenis) yang baik. variabel yang digunakan adalah perlakuan blansir yang terdiri dari dua taraf : blansir dan non blansir dan tebal rajangan terdiri dari dua taraf : rajangan 1 -3 mm dan 4-6 mm. bubuk alpukat kering sebanyak 200 gram diekstraksi dengan pelarut heksan pada temperatur 50°c dengan rasio hahan terhadap heksana adalah 1 :5 selama 5 jam. kemudian campuran bubuk alpukat dan misela disaring vakum. misela diuapkan untuk memisahkan minyak dengan pelarut menggunakan rotary vacuum evaporator. minyak alpukat yang dihasilkan dianalisis rendemen, bilangan asam, bilangan peyabunan, bilangan iod, bilangan peraksida dan bobot jenis. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan uji lanjutan beda nyata terkecil. hasil analisis sidik ragam minyak daging alpukat menunjukkan perlakuan blansir memberikan pengaruh yang sangat nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH BLANSIR DAN TEBAL RAJANGAN DAGING DAN BIJI ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL) TERHADAP MUTU FISIK0 KIMIA MINYAK ALPUKAT. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2007
Baca Juga : PENGARUH WAKTU EKSTRAKSI DAN RASIO BAHAN TERHADAP PELARUT PADA EKSTRAKSI MINYAK BIJI ALPUKAT (Desy Wulandari, 2016)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGI ORGAN PENCERNAAN DAN DERAJAT KESEHATAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS L.), IKAN MASRN (CYPRINUS CARPIO L.) DAN IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GOURAMI LAC.) RNSETELAH DIBERI KOMBINASI PAKAN BIJI ALPUKAT RN(PERSEA AMERICANA M.) DAN BIJI LABU KUNING RN(CUCURBITA MOSCHATA DUCH.) (HALIMATUSSAKDIAH SM, 2021)