Emulsi merupakan suatu diapersi atan suspensi suatu cairan dalam cairan yang lain yang molekul-molekul kedua cairan tersebut tidak sating berbaur tetapi saling berlawanan. aplikasi emulsi banyak diterapkan untuk proses pembuatan produk berbasis mikroenkapsulasi. dalam proses pembentuhan emulsi, biasanya pati dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air, baru ditamhahkan minyak dan dilakukan proses homogenisasi. penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan berbagai jenis pati yaitu pati bengkuang, pati beras dan pati sukun sebagai bahan penstabil pada sistem pembentukan emulsi minyak dalam air, dan mengukur tingkat stabilitas emulsi yang terbentuk dengan dan tanpa penambahan emulsifier. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan faktorial acak lengkap yang terdiri atas 2 faktor. faktor pertama adalah jenis pati yang terdiri atas 3 taraf yaitu pl = pati beras, p2 = pati ben8kuang dan p3 = pati sukun. faktor kedua adalah konsentrasi minyak (k) yang terdiri atas 2 taraf yaitu 15% dan 25% dari total padatan emulsi. kombinasi perlakuan adalah 3 x 2 = 6 dengan menggunakan 3 kali ulangan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. analisis yang dilakukan terhadap pati adalah analisa proksimat meliputi kadar air, kadar pati, kadar abu, dan kadar amilosa. sedangkan untuk mengukur stabilitas emulsi, analisis yang dilakukan adalah analisa dengan metode sentrifugal, uji viskositas, melihat ukuran partikel dengan menggunakan metode mikroskopis dan mengukur batas-batas lapisan yang terlihat selama penyimpanan. hasil uji statistik menunjukkan bahwa jenis pati (p) serta interaksi antara pati (p) dan konsentrasi minyak (k) berpengaruh sangat nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN STABILITAS EMULSL MINYAK DALAM AIR DENGAN MEMANFAATKAN BERBAGAI JENIS PATI. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2013
Baca Juga : ANALISIS KANDUNGAN PATI PADA BONGGOL PISANG (Widya Sani, 2015)