Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD DWI PRAHUDA, PERAN SEKOLAH LAPANG IPDMIP TERHADAP IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DAN KINERJA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN MONTASIK ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian Agribisnis (S1),2024

Program ipdmip merupakan inisiatif yang didanai pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan sistem irigasi, termasuk pengendalian sumber daya air, provinsi, dan kabupaten. program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat petani di indonesia melalui peningkatan pengelolaan sistem irigasi, perbaikan pengelolaan sumber daya air, dan peningkatan kapasitas pemerintah dalam pengelolaan sistem irigasi. implementasi program ini difasilitasi oleh sekolah lapang, sebuah lembaga pengembangan sumber daya manusia, di aceh besar, indonesia. berdasarkan data bps (2022), peningkatan produktivitas padi sawah belum mampu mencapai target yang produktivitas padi kabupaten dan provinsi yang mana menurut bps (2022) produktivitas padi aceh yaitu sebesar 5,98 ton/ha. hasil tersebut menunjukkan bahwa program ipdmip belum mendorong produktivitas padi sawah mencapai standar provinsi dan target nasional. program ini bertujuan untuk mengatasi berbagai tantangan terkait sistem irigasi, seperti sumber daya air yang tidak memadai. oleh karena itu, pelaksanaan program ipdmip memerlukan keterlibatan sekolah lapang dalam penerapan teknologi irigasi. adapun tujuan dari penelitian ini adalah: untuk menganalisis pengaruh sekolah lapang ipdmip terhadap implementasi teknologi di kecamatan montasik aceh besar dan untuk menganalisis pengaruh implementasi teknologi terhadap kinerja usahatani padi sawah di kecamatan montasik aceh besar. metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji partial least square (pls). hasil dan pembahasan didapatkan ialah peran sekolah lapang berpengaruh nyata dan positif terhadap implementasi teknologi. peran sekolah lapang dalam penelitian ini diukur dengan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan. dimana, pendidikan, pelatihan, dan pendampinan biasanya akan mengidikasikan bahwa bentuk pelatihan, sekolah lapangan, cara belajar dengan (mengalami/melakukan, mengungkapkan, menganalisa, menyimpulkan, menerapkan) dapat meningkatkan pengetahuan maupun keterampilan petani dalam melaksanakan teknologi baru sehingga dapat diterapkan dalam usahatani dan meningkatkan produksi, pendapatan, serta kesejahteraan. implementasi teknologi berpengaruh nyata dan positif terhadap kinerja usahatani. implementasi teknologi dalam penelitian ini diukur dengan teknis pemeliharaan, pengelolaan air, serta panen dan pasca panen. dimana, teknis pemeliharaan, pengelolaan air, serta panen dan pasca panen biasanya akan mengidikasikan bahwa implementasi teknologi dalam pertanian memiliki upaya untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi petani dalam usahanya serta dapat menerapkan teknologi secara optimal dan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja produksi dan kinerja ekonomi, sehingga efektivitas kinerja usahatani dapat terwujud.



Abstract

The IPDMIP program is a government-funded initiative that aims to improve irrigation system management, including water resources control, in provinces and districts. The program aims to increase the productivity of Indonesia's farming communities through improved irrigation system management, improved water resources management, and increased government capacity in irrigation system management. The implementation of the program is facilitated by Sekolah Lapang, a human resource development institution, in Aceh Besar, Indonesia. Based on BPS data (2022), the increase in paddy rice productivity has not been able to achieve the District and Provincial rice productivity targets which according to BPS (2022) Aceh's rice productivity is 5.98 Ton/Ha. These results show that the IPDMIP program has not encouraged the productivity of paddy rice to reach provincial standards and national targets. The program aims to overcome various challenges related to irrigation systems, such as inadequate water resources. Therefore, the implementation of the IPDMIP program requires the involvement of Field Schools in the application of irrigation technology. The objectives of this study are: To analyze the effect of IPDMIP Field School on technology implementation in Montasik District of Aceh Besar and to analyze the effect of technology implementation on the performance of paddy rice farming in Montasik District of Aceh Besar. The method used in this research is quantitative descriptive method and the data processing technique used in this research is Partial Least Square (PLS) test. The results and discussion found that the role of field schools has a real and positive effect on technology implementation. The role of field schools in this study is measured by education, training, and mentoring. Where, education, training, and mentoring will usually indicate that the form of training, field schools, how to learn by (experiencing/doing, expressing, analyzing, concluding, applying) can increase farmers' knowledge and skills in implementing new technologies so that they can be applied in farming and increase production, income, and welfare. Implementation of technology has a real and positive effect on farm performance. Technology implementation in this study is measured by technical maintenance, water management, and harvest and post-harvest. Where, technical maintenance, water management, and harvest and post-harvest will usually indicate that the implementation of technology in agriculture has efforts to increase the motivation and participation of farmers in their business and can apply technology optimally and sustainably to improve production performance and economic performance, so that the effectiveness of farm performance can be realized.



    SERVICES DESK