Stroke adalah manifestasi klinik dari gangguan fungsi serebral, baik fokal maupun menyeluruh, yang mendadak, menetap lebih dari 24 jam, atau berakhir dengan kematian, tanpa ditemukannya penyebab selain dari pada gangguan vaskular. di indonesia prevalensi stroke mencapai angka 8,3 per 1.000 penduduk. daerah yang memiliki prevalensi stroke tertinggi adalah provinsi aceh (16,6 per 1.000 penduduk) dan yang terendah adalah papua (3,8 per 1.000 penduduk). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan, olahraga dan merokok terhadap terjadinya stroke hemoragik dan iskemik. jenis penelitian ini adalah analitik korelasional yang menggunakan rancangan cross sectional study. tempat penelitian adalah rsud dr. zainoel abidin menggunakan kuesioner dan jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 43 orang. analisis data pada penelitian ini menggunakan chi square dan hasilnya, sebagai berikut: hubungan antara pola makan, olahraga dan merokok terhadap terjadinya stroke hemoragik dan iskemik didapatkan nilai p (p=1,00; p=0,38; p=0,41). hasil uji statistik pada penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pola makan, olahraga dan merokok dengan terjadinya stroke hemoragik dan iskemik di rsud dr. zainoel abidin banda aceh. kata kunci: stroke, hemoragik, iskemik, pola makan, olahraga, merokok
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN, OLAHRAGA DAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA STROKE HEMORAGIK DAN ISKEMIK DI RSUD DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU DENGAN LUAS LESI DAN JENIS STROKE (Liza Aulia Putri, 2015)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN KEPARAHAN MEROKOK BERDASARKAN INDEKS BRINKMAN DENGAN SKOR LUARAN KLINIS PADA PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT (Fitriana Anwar, 2025)