Konsumsi energi yang besar dapat mengakibatkan kerugian bagi pabrik jika tidak diimbangi dengan keseimbangan harga jual yang menguntungkan, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengurangi kousumsi energi tanpa harus mengurangi pemanfaatannya. dilakukan audit energi pada sistem pengolahan minyak kelapa, diharapkan dapat membantu untuk mengetahul secara rinci kebutuhan energi dan efesiensi alat yang digunakan pada sistem pengolahan minyak kelapa. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, jumlah dan sumber energi pada tiap tahapan proses produksi minyak kelapa dan mengetahui jumlah kebutuhan energi dan aliran energi pada proses pengolahan minyak kelapa. metode audit yang dilakukan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data awal, evaluasi awal, pelaksanaan pengukuran energi, dan evaluasi hasil pengukuran. batasan sistem yang di audit diperlukan agar sistem yang diamati lebih jelas dan fokus. penentuan batasan sistem audit dilakukan sebelum pengukuran, yaitu seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan minyak kelapa. kebutuhan energi terbesar pada pengolahan minyak terdapat pada energi biomasa dengan total sebesar 7486,9145 kj/kg minyak yaitu pada proses pemasakan. input energi listrik untuk peralatan dan mesin pengohahan berasal dari generator. penggunaan energi listrik terbesar terdapat pada proses pengepresan kering yaitu dengan total sebesar 18,2505 kj/kg minyak sedanghan penggunaan enerti manusia terbesar pada semua proses pengolalan yaitu pada proses pengecilan ukuran yaitu sebesar 0,1895 kjthg minyak. biomassa memililki peranan penting dalam upaya penghematan energi karena merupakan input energi terbesar pada keseluruhan proses produksi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
AUDIT ENERGI PADA PENGOLAHAN MINYAK KELAPA DI PT. BIREUEN COCONUT OIL KABUPATEN BIREUEN. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2013
Baca Juga : PEMETAAN POTENSI KONVERSI KAWASAN HUTAN MENJADI LAHAN KELAPA SAWIT DENGAN ANALISIS SPASIAL DI KABUPATEN BIREUEN (Naufal, 2018)
Abstract
Baca Juga : SISTEM PENGOLAHAN MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) DENGAN METODE PEMANASAN (Ichsan Pradana Harris, 2014)