Seiring berkembangnya sebuah perkotaan biasanya diikuti dengan pertumbuhan penduduk yang kian pesat. bertambahnya volume penduduk di suatu kota selaras dengan permintaan lahan hunian yang semakin tinggi, hal ini menimbulkan permasalahan lingkungan, mulai dari alih fungsi lahan hingga degradasi lingkungan akibat polusi dan limbah. konsep pertanian perkotaan yang melibatkan peternakan, perikanan, wanatani dan holtikultura, serta bertujuan untuk mengurangi dampak konversi lahan di banda aceh. hunian yang mengusung konsep pertanian vertikal diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN APARTMENT DENGAN KONSEP URBAN FARMING. Banda Aceh Fakultas Teknik Arsitektur,2024
Baca Juga : PERANCANGAN PUJASERA DI BANDA ACEH (Ratu Fathin Raniya, 2020)
Abstract
As urban development progresses, it is usually accompanied by rapid population growth. The increase in the population volume in a city correlates with the rising demand for residential land. This creates environmental problems, ranging from land use change to environmental degradation due to pollution and waste. The concept of urban agriculture, which involves livestock, fisheries, agroforestry, and horticulture, aims to reduce the impact of land conversion in Banda Aceh. Residential areas that adopt vertical farming concepts are expected to enhance land use efficiency, support sustainable development, and create a better quality of life for the residents of Banda Aceh.
Baca Juga : HOTEL RESORT DI GAYO LUES (Rizka Fadli, 2017)