Abstrak museum arkeologi di banda aceh dinda maisarah nim:2004104010112 2024 menurut peraturan pemerintah no. 66 tahun 2015 tentang museum, museum adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, dan mengomunikasikannya kepada masyarakat. tugasmuseum yaitu mengedukasikan benda bukti hasil budaya manusia kepada generasi mendatang, sehingga ilmu pengetahuan pada sebuah peradaban tidak akan terputus dan hilang. aceh merupakan sebuah provinsi di indonesia yang terletak di ujung utara pulau sumatera, dimana banyak sekali nilai-nilai sejarah dan budaya nusantara yang sangat dihargai dan menjadi simbol kebudayaan asia tenggara. seiring berkembangnya kebudayaan manusia, masyarakat melupakan pentingnya sejarah dan warisannya. hal ini mengakibatkan banyak sisa-sisa masa lalu yang digali, ditemukan, dan dipelajari. namun, sebagian besar peninggalan masa lalu tersebut telah hancur akibat bencana alam dan fenomena alam di luar kendali manusia. di sini, arkeologi memainkan peran yang sangat penting dalam studi artefak masa lalu yang memiliki nilai sejarah yang besar. sebab benda-benda tersebut merupakan bukti kehidupan lampau. untuk menyimpan, mengelola, dan melestarikan artefak-artefak sejarah tersebut, maka diperlukan suatu tempat untuk menyimpan, mengelola dan memajangnya sebagai bukti-bukti peninggalan masa lampau yang masih ada hingga saat ini, untuk itulah museum arkeologi ini dibuat. perancangan ini menggunakan pendekatan arsitektur metafora dengan pengambilan suatu bentuk benda arkeologi yang akan diterapkan dalam bangunan. harapannya museum ini dapat menjadi sebuah wadah edukasi wisata agar lebih mengetahui tentang adanya penemuan artefak, dan peninggalan dari kerajaan aceh kata kunci: museum, arkeologi, arsitektur metafora
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN MUSEUM ARKEOLOGI DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Arsitektur,2024
Baca Juga : PERANCANGAN MUSEUM SENI RUPA DI BANDA ACEH (Adethia Annisa Machdar, 2025)
Abstract
ABSTRACK Archeological Museum in Banda Aceh Dinda Maisarah NIM: 2004104010112 2024 According to Government Regulation no. 66 of 2015 concerning Museums, Museums are institutions whose function is to protect, develop, utilize collections and communicate them to the public. The task of the museum is to educate evidence of human culture to future generations, so that knowledge in a civilization will not be interrupted or lost. Aceh is a province in Indonesia which is located at the northern tip of Sumatra Island, where there are many historical and cultural values of the archipelago which are highly appreciated and have become a symbol of Southeast Asian culture. As human culture develops, society remembers the importance of history and its heritage. This has resulted in many remains of the past being excavated, discovered and studied. However, most of these relics of the past have been destroyed due to natural disasters and natural phenomena beyond human control. Here, archeology plays a very important role in the study of past artifacts that have great historical value. Because these objects are evidence of past lives. To store, manage and preserve these historical artifacts, a place is needed to store, manage and display them as evidence of past relics that still exist today, for this reason the Archaeological Museum was created. This design uses a metaphorical architectural approach by taking the form of an archaeological object that will be applied to the building. It is hoped that this museum can become a forum for tourist education so that they know more about the discovery of artifacts and the heritage of the Acehnese kingdom. Keywords: Museum, Archaeology, Metaphorical Architecture
Baca Juga : PERANCANGAN MUSEUM KESULTHANAN ACEH DI BANDA ACEH (Almaulika, 2025)