Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
FARHAN ALFUADI AZHZHAHIRY, PERANCANGAN PASAR RAKYAT PAYA ILANG DI TAKENGON. Banda Aceh Fakultas Teknik - Arsitektur,2024

Perancangan pasar rakyat paya ilang di takengon merupakan perancangan fasilitas perdagangan bagi masyarakat kota takengon yang terklasifikasikan kedalam pasar rakyat tipe ii. perancangan ini bertujuan untuk memperbaiki sarana dan prasarana jual beli pasar juga fasilitas pendukung pasar dengan mempertimbangkan potensi pengembangan pasar. hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kenyamanan dan ketertiban antara pedagang dan pengunjung pasar serta menaikkan nilai jual dari pasar tersebut melalui pendekatan artitektur yang dilakukan dalam proses desainnya. pendekatan desain yang ditetapkan adalah pendekatan desain arsitektur neo-vernakular gayo yang mengacu pada pendekatan dari morfologi dan tipologi bentuk umah pitu ruang. desain pasar menggabungkan elemen utama pasar sebagai tipologi utama bentuk dalam pasar dengan elemen neo-vernakular sebagai tipologi bentuk luaran pasar. terlihat dari pemilihan sistem struktur, bentuk atap, material lokal, dan ornamentasi khas gayo yang disesuaikan dengan desain arsitektur secara kompleks, menjadikan pasar memiliki citra baru sebagai pasar rakyat tipe i dengan citra desain neo-vernakular. kata kunci : pasar rakyat, paya ilang, takengon, neo-vernakular, gayo



Abstract

The design of the Paya Ilang Traditional Market in Takengon is a design of trade facilities for the people of Takengon city which is classified as a type II of traditional market. This design aims to improve the market's buying and selling facilities and infrastructure as well as market supporting facilities by considering the potential for market development. This is intended to improve comfort and order between traders and market visitors and increase the selling value of the market through an architectural approach carried out in the design process. The design approach used is the Gayo’s neo-vernacular architectural design approach, which refers to the approach of the morphology and typology of the Umah Pitu Ruang form. The market design combines the main elements of the market as the main typology of the form in the market with neo-vernacular elements as the typology of the external form of the market. It can be seen from the selection of the structural system, roof shape, local materials, and Gayo’s typical ornamentation which are adjusted to the architectural design in a complex manner, making the market have a new profile as a type I of traditional market with a neo-vernacular design feature. Keywords: Traditional Market, Paya Ilang, Takengon, Neo-Vernacular Architecture, Gayo

Baca Juga : PERANCANGAN PUJASERA DI BANDA ACEH (Ratu Fathin Raniya, 2020)



    SERVICES DESK