Penelitian ini bertujuan untuk mendapat kan pertum buhan bibit mangga yang baik dan pengaruh interaksi antara pemotongan kulit benih benih dan konsentrasi rootone f terhadap pertumbuhan bibit mangga. penetitian ini dilakukan di berawe garden, jalan t. iskandar muda, banda aceh sejak januari sampi dengan maret 2006. rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 3x 4 dengan 3 ulangan. faktor yang diteliti adalah perlakuan mekanis kulit benih yang terdiri atas biji mangga tanpa dikupas kulit benih (control), dikupas 1/3 bagian ujung, dikupas ½ bagian kulit benih dan dikupas seluruh kulitnya. selanjutnya faktor konsentrasi rootone f terdiri atas 0, 40 dan 80 mg/1 air. peubah yang diamati yaitu tinggi bibit, jumlah daun, diameter pangkal batang, panjang daun dan lebar daun. hasit penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara pemotongan kulit benih dengan perlakuan rootone f terhadap pertumbuhan bibit mangga. pada faktor pemotongan kulit benih bepengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit, jumlah daun, panjang daun umur 45 dan 60 hst, lebar daun, diameter batang umur 60 hst, serta berpengaruh tidak nyata terhadap panjang daun umur 30 hst dan diameter batang pada umur 30 dan 45 hst. pemotongan kulit benih yang terbaik dijumpai pada perlakuan dengan mengupas seluruh kulitnya. penggunaan konsentrasi rootone f berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit umur 30 hst, panjang daun umur 45 dan 60 hst. serta berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi bibit umur 45 dan 60 hst, jumlah daun, panjang daun umur 30 hst, lebar daun dan diameter batang. konsentrasi rotone f yang terbaik dijumpai pada konsentrasi 40 mg/i air.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERTUMBUHAN BIBIT MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) PADA BERBAGAI PERLAKUAN PEMOTONGAN KULIT BENIH DAN KONSENTRASI ROOTONE F. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006
Baca Juga : PENGARUH KONSENTRASI ROOTONE F DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP VIABILITAS BENIH CABAI (CAPSICUM ANNUM L.) KADALUARSA (Safwizar, 2024)