Muhammad jefri. 1005106010003. uji kinerja alat pengering tenaga surya sederhana untuk pengeringan emping melinjo. dibawah bimbingan raida agustina s.tp,m.sc sebagai pembimbing utama bersama ratna, s.tp.m.t sebagai pembimbing anggota. ringkasan selama ini masyarakat pada umumnya mengeringkan emping melinjo masih dengan cara tradisonal dengan memanfaatkan energi matahari dan dibiarkan emping melinjo terbuka begitu saja sehingga kotoran maupun debu mudah masuk kedalam emping melinjo. dengan menggunakan alat pengering surya kita dapat mengeringkan komoditi hasil pertanian maupun tanpa menggunakan bahan bakar fosil, serta dapat menghasilkan produk pengeringan yang tidak terkontaminasi oleh debu, kotoran, polusi kendaraan yang menyebabkan kurang higenisnya suatu produk dan mengakibatkan mutu produk menjadi rendah. adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja alat pengering tenaga surya sederhana untuk pengeringan emping melinjo. alat yang digunakan antara lain: alat pengering tenaga surya sederhana, terpal, termometer, solarimeter model 6071, hot wire anemometer , humiditymeter model hn-k, timbangan 5kg, dan alat bantu lainnya. bahan yang dipakai dalam penelitian ini adalah emping melinjo. parameter yang dianalisis adalah temperatur, kelembaban relatif, kecepatan udara, penurunan berat, rendemen, kadar lemak, kadar air, iradiasi surya, dan organoleptik. hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur tertinggi menggunakan bahan dalam ruang pengering yaitu 64°c. kelembaban relatif dalam ruang pengering terendah dengan menggunakan emping melinjo yaitu 25,1%. aliran udara tertinggi dalam ruang pengering dengan menggunakan emping melinjo yaitu (0,1 m/s) lebih rendah dibandingkan dengan aliran udara di lingkungan (1,3 m/s). rendemen rata-rata emping melinjo yang dikeringkan dengan alat pengering tenaga surya sederhana yaitu (88,02%), sedangkan hasil rendemen yang dikeringkan menggunakan terpal yaitu (90,6%). kadar air akhir emping melinjo yang dikeringkan dengan terpal (8,39%) lebih tinggi dari rata-rata kadar air akhir emping melinjo yang dikeringkan dengan alat pengering tenaga surya sederhana (5,76 %). kadar lemak rata-rata emping melinjo yang dikeringkan dengan menggunakan alat pengering yaitu (6,24%) lebih rendah dengan dikeringkan dengan menggunakan terpal yaitu (7,25%). iradiasi surya tertinggi selama proses pengeringan emping melinjo yaitu (725,71 w/m2). dari hasil uji organoleptik terhadap tekstur, aroma dan warna, panelis agak suka terhadap emping melinjo yang dikeringkan dengan menggunakan alat tenaga surya sederhana maupun pengeringan menggunakan terpal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KINERJA ALAT PENGERING TENAGA SURYA SEDERHANA UNTUK PENGERINGAN EMPING MELINJO UJI KINERJA ALAT PENGERING TENAGA SURYA SEDERHANA UNTUK PENGERINGAN EMPING MELINJO UJI KINERJA ALAT PENGERING TENAGA SURYA SEDERHANA UNTUK PENGERINGAN EMPING MELINJO UJI KINERJA ALAT PENGERING TENAGA SURYA SEDERHANA UNTUK PENGERINGAN EMPING MELINJO UJI KINERJA ALAT PENGERING TENAGA SURYA SEDERHANA UNTUK PENGERING EMPING MELINJO. Banda Aceh Fakultas mipa,2015
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL PENGERING IKAN ENERGI SURYA (ANDI FANOVA, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGUJIAN ALAT PENGERING SURYA SEDERHANA DAN MODIFIKASI MENJADI ALAT PENGERING HYBRID (Muhammad Irvan, 2018)