Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mahathir Adam, ANALISIS DAYA DUKUNG SUMBER DAYA AIR PERMUKAAN DENGAN SISTEM GRID SKALA RAGAM (STUDI KASUS: KECAMATAN TANGSE, KABUPATEN PIDIE, ACEH). Banda Aceh Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota,2024

Air permukaan merupakan sumber utama bagi kebutuhan air domestik, dan peningkatan jumlah penduduk secara signifikan mendorong permintaan terhadap sumber daya ini. di kecamatan tangse, yang terletak di perbukitan dan tidak dialiri oleh jaringan pdam, permasalahan air semakin kompleks. sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sungai sebagai sumber air bersih. dengan pertumbuhan populasi yang terus berlangsung, kebutuhan untuk meningkatkan dan memperluas pasokan air menjadi sangat mendesak. mengingat dinamika pertumbuhan penduduk yang pesat sementara ketersediaan air cenderung menurun, penting untuk melakukan analisis mendalam terhadap daya dukung sumber air di kecamatan tangse guna menilai kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan air domestik bagi penduduknya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran spasial ketersediaan dan kebutuhan air domestik dan mengetahui daya dukung sumber daya air di kecamatan tangse. penelitian ini menggunakan data sekunder dan analisis grid skala ragam 5"x5", dengan menggunakan data jumlah penduduk, penggunaan lahan, batas administrasi, jalan, curah hujan, dan koefisien limpasan permukaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa 99% wilayah kecamatan tangse memiliki surplus sumber daya air, sementara 1% mengalami defisit. penggunaan lahan di wilayah defisit didominasi oleh hutan dan surplus didominasi oleh hutan. kata kunci : analisis sistem grid, daya dukung air, kecamatan tangse, peningkatan penduduk.



Abstract

Surface water is the main source of domestic water demand, and a significant increase in population is driving demand for this resource. In Tangse Sub-district, which is located in the hills and is not served by a PDAM network, water issues are even more complex. Most of the community relies on the river as a source of clean water. With the ongoing population growth, the need to improve and expand water supply has become urgent. Given the dynamics of rapid population growth while water availability tends to decline, it is important to conduct an in-depth analysis of the carrying capacity of water sources in Tangse Sub-district to assess its ability to meet the domestic water needs of its population. This study aims to determine the spatial distribution of domestic water availability and demand and to determine the carrying capacity of water resources in Tangse Sub-district. This study uses secondary data and a 5 “x5” scale grid analysis, using data on population, land use, administrative boundaries, roads, rainfall, and surface runoff coefficient. The results showed that 99% of Tangse sub-district has a surplus of water resources, while 1% has a deficit. Land use in deficit areas is dominated by forest and surplus is dominated by forest. Keywords: Grid System Analysis, Population Increase, Tangse District, Water Supportability.



    SERVICES DESK