Dewasa awal rentan mengalami kesepian dikarenakan banyak perubahan perubahan yang dialami selama proses menjalani tugas perkembangan pada masa dewasa awal yang dapat mengakibatkan dewasa awal memilih untuk melakukan perilaku self-harm. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan perilaku self-harm pada dewasa awal. sebanyak 62 dewasa awal yang melakukan perilaku self harm di banda aceh terlibat sebagai sampel penelitian yang dipilih dengan teknik quota sampling. pengumpulan data penelitian menggunakan skala self-harm inventory (shi) dan skala de jong gierveld loneliness scale (djgls), yang dianalisis menggunakan jeffrey’s amazing statistics program. hasil analisa uji hipotesis menggunakan pearson correlations dengan nilai signifikansi (p)=0,012 (p0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kesepian sosial dengan perilaku self-harm pada dewasa awal yang artinya kesepian sosial juga memberikan pengaruh yang signifikan kepada tingkat perilaku self-harm pada dewasa awal. hasil analisa uji chi-square menunjukkan bahwa usia menjadi faktor demografi yang berkontribusi dalam penelitian ini. kata kunci: kesepian, self-harm, dewasa awal
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN PERILAKU SELF-HARM PADA DEWASA AWAL. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2024
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPID)RNRUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2013 (Titin Rahmawati, 2023)
Abstract
ABSTRACT Early adults are prone to loneliness due to the many changes experienced during the process of undergoing developmental tasks in early adulthood which can result in early adults choosing to engage in self-harm behavior. This study aims to determine the relationship between loneliness and self-harm behavior in early adults. A total of 62 early adults who committed self-harm behavior in Banda Aceh were involved as research samples selected using the quota sampling technique. The research data collection used the Self-harm Inventory (SHI) scale and the De Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS), which were analyzed using Jeffrey's Amazing Statistics Program. The results of hypothesis testing analysis using Pearson Correlations with a significance value (p)=0.012 (p0.05) indicates that there is a relationship between social loneliness and self-harm behavior in early adulthood, which means that social loneliness also has a significant influence on the level of self-harm behavior in early adulthood. The results of the chi-square test analysis show that age is a contributing demographic factor in this study. Keywords: Loneliness, Self-harm, Early Adulthood
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEPIAN PADA LANSIA DI BANDA ACEH (Chika Jonita Lestarie Pospos, 2017)