Implementasi manajemen pembiayaan pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada sekolah menengah pertama di kabupaten aceh barat daya oleh : husnidar npm : 2209200050054 komisi pembimbing: 1. dr. khairuddin, m. pd 2. prof. dr. bahrun, m. pd. abstrak manajemen pembiayaan merupakan upaya pengumpulan dana untuk membiayai operasional dan pengembangan sektor pendidikan dengan melakukan efektivitas pengelolaan anggaran pendidikan yang dituntut mampu menganalisis terhadap sumber pendapatan dan penggunaan biaya yang diperuntukkan sebagai pengelolaan pendidikan secara efektif dan efisien. tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang meliputi: perencanaan; pelaksanaan; pengawasan, dan pertanggungjawaban. pada penelitian kualitatif, instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri. teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. teknik pengecekan keabsahan data dengan pengamatan yang mendalam dan menguji triangulasi. subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara sekolah, dan guru. hasil penelitian yang ditemukan: (1) kepala sekolah mengadakan rapat kerja yang dihadiri oleh dewan guru, tenaga kependidikan, bendahara, komite, perwakilan wali murid untuk membahas tentang pembentukan tim bos sekolah, evaluasi program yang sudah terlaksana, menentukan sumber pembiayaan, menyusun rencana kegiatan prioritas, menetapkan alokasi anggaran dan mencatatnya kedalam aplikasi rencana kegiatan dan anggaran sekolah (arkas); (2) pelaksanaan pembiayaan pendidikan berdasarkan prinsip fleksibel, efektif, efisien, akuntabilitas dan transparan. kegiatan pelaksanaan pembiayaan sekolah meliputi dua kegiatan besar yakni penerimaan dan pengeluaran keuangan sekolah. penggunaan pembiayaan pendidikan terutama dana bos disalurkan dalam beberapa komponen; (3) pengawasan pembiayaan pendidikan dilakukan oleh dua pihak, yaitu pihak internal dan eksternal. hasil pengawasan agar dapat dilakukan secara akuntabel, transparan, efektif dan efisien serta meminimalisir penyalahgunaan dana yang bersifat pemborosan serta dapat menyebabkan dana yang dimiliki habis tanpa memberikan manfaat. pengawasan juga dapat memunculkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana bos oleh sekolah; (4) pertanggungjawaban pembiayaan pendidikan mempermudah kepala sekolah dan bendahara dalam melapor penggunaan dana yang terealisasi, laporan keuangan menjadi lebih transparan dan akuntabel dan bisa diakses oleh masyarakat dengan mudah. kegiatan pelaporan terdokumentasi dengan baik dan penyimpanan dokumentasi telah memamfaatkan googgle drive atau cloud. kata kunci: manajemen pembiayaan pendidikan, dan mutu pembelajaran
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMP KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana (S2),2024
Baca Juga : MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA SD NEGERI DAYAH GUCI KABUPATEN PIDIE. (Muhammad Nur, 2015)
Abstract
IMPLEMENTATION OF EDUCATION FINANCING MANAGEMENT IN IMPROVING THE QUALITY OF LEARNING IN JUNIOR HIGH SCHOOLS SOUTHWEST ACEH REGENCY ABSTRACT (Husnidar) Financing management is an effort to raise funds to finance the operations and development of the education sector by conducting effective management of the education budget, which is required to analyze the sources of income and the use of costs intended for education management effectively and efficiently. The purpose of this study was to investigate the implementation of education financing to improve the quality of learning, which includes planning, implementation, supervision, and accountability. In qualitative research, the researcher is the primary instrument. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation, while data validity is checked through in-depth observation and triangulation testing. The subjects of this study are the principal, vice principal, school treasurer, and teachers. The results of the research found: (1) The school principal held a working meeting attended by the teachers, education staff, treasurer, committee, and student guardian representatives to discuss the formation of the School BOS Team, evaluate the programs that had been implemented, determine the sources of financing, prepare a priority activity plan, determine the budget allocation and record them in the School Activity and Budget Plan Application (ARKAS); (2) The implementation of education financing is based on principles of flexibility, effectiveness, efficiency, accountability, and transparency, covering financial receipts and expenditures, with BOS funds distributed across several components; (3) Supervision is conducted by both internal and external parties to ensure accountability, transparency, effectiveness, and efficiency, minimizing fund misuse and preventing depletion of funds without benefits. This also promotes transparency and accountability in the use of BOS funds by the school; (4) Accountability in education financing makes it easier for school principals and treasurers to report on the fund usage, making financial reports more transparent, accountable, and accessible to the public. Reporting activities are well-documented and stored using Google Drive or the cloud. Keywords: Education Financing Management, and Quality of Learning
Baca Juga : PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI PEMODERASI PADA PENGARUH ARUS KAS BEBAS DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Muhammad Faried Rizki, 2025)