Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Putri Azka, TOKSISITAS EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L) TERHADAP SITOPHILUS ZEAMAIS LINN (COLEOPTERA, CURCULIONIDAE) PADA JAGUNG. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010

Utri azka / 0351310010, toksisitas ekstrak daun sirsak (annona muricata l) terhadap sitophilus zeamais pada jagung. bimbingan alfian rusdy sebagai pembimbing utama dan masra rahim sebagai pembimbing anggota. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsentrasi yang efektif dari ekstrak daun sirsak dalam mengendalikan sitophilus zeamais air pada jagung. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium hama tumbuhan jurusan hama dan penyakit tumbuhan fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam -banda aceh, dimulai dari mei 2010 sampai dengan selesai. rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (ral) dengan enam perlakunn yaitu konsentrasi ekstrak daun sirsak 0 persen (so), 2 persen (si), 4 persen (s2), 6 persen (s3), 8 person (s4) dan 10 persen (s5), masing - masing perlakuan terdiri drri emprt ulangan. peubah yang diamati antara lain, tingkat mortalitas s. zeamais, rata - rata waktu kematian s, zcamais, persentase kerusakan biji jagung dan jumlah serangga turunan pertama (f1) yang muncul. hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak mempunyai potensi sebagal insektisida nabati, dengan ditandai adanya reaksi positif ekstrak drun sirsak terhadap morfalitas s, zeamais, rota - rata waktu kematian s, zeamais, tingkat kerusakan biji jagung dan jumlah serangga kemuculan jumlah turunan pertama s, zeamais. konsentrasi tertinggi 10 persen (s5) memberikan tingkat mortalitas s. zeamais tertinggi, rata - rata waktu kematian s. zeamais tercepat, tingkat kerusakan biji jagung terendah dan jumlah munculnya s. zeamais terendah. semakin meningkatnya konsentrasi ekstrak daun sirsak yang diaplikasi akan meningkatkan daya keria insektisida nabati yang terkandung dalam daun sirsak sehingga mampu menekan populasi s. zeamais, sedangkan konsentrasi terendeh 2 persen (s1) memberikan efek tingkat mortalitas s. zeamais terendah, rata - rata kemudian s. zeamais terlama, persentase kerusakan tertinggi dan jumlah keturunan pertama yang muncul tertinggi.



Abstract



    SERVICES DESK