Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Zikri, ANALISIS SALURAN PEMASARAN KAKAO DI KECAMATAN TANGSE KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2008

Ringkasan zikri "sistem saluran pemasaran kakao di kecamatan tangse kabupaten pidie". dosen pembimbing bapak dr. ir. agussabti, m.si sebagai pembimbing utama dan bapak lukman hakim, sp, mp sebagai pembimbing kedua. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai dimana saluran pemasaran dapat memberikan keuntungan terbesar bagi petani kakao yang ada di kecamatan tangse kabupaten pidie. penelitian ini diharapkan dapat berguna baik dari aspek pengembangan ilmu sosial ekonomi pertanian dan juga ilmu-ilmu pertanian umum lainnya, serta dapat berguna bagi masyarakat petani di kecamatan tangse kabupaten pidie, dalam memasarkan hasil panen kakao untuk meningkatkan pendapatannya. hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan pengkajian bagi petani kakao di kecamatan tangse kabupaten pidie untuk mengambil keputusan dalam memasarkan kakao. metode penelitian yang digunakan adalah metode survey yaitu penyelidikan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan secara faktual, baik tentang institusi sosial ekooomi clari suatu kelompok ataupun suatu daerah. penelitian ini dilaksanakan di desa pulo seunong, desa neubok badek, desa paya guci dan desa ulee gunong dan objeknya adalah petani kakao pada 4 (empat) desa tersebut di kecamatan tangse kabupaten pidie. ruang lingkup penelitian dibatasi pada sistem pemasaran kakao oleh petani di kecamatan tangse kabupaten pedie. jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. batasan variabel yang digunakan adalah, biaya produksi, produksi, harga jual, volume penjualan, saluran pemasaran, margin pada setiap lembaga pemasaran, profit margin, pedagang pengumpul desa, pedagang kabupaten, pedagang pengumpul kecamatan berdasarkan hasil analisis memperlihatkan bahwa sistem pemasaran kakao yang dilakukan oleh petani di kecamatan tangse kabupaten pidie mampu meningkatkan pendapatan dari basil panen yang diperoleh. margin yang diterima pedagang desa sama dengan margin yang diterima pedagang kabupaten, hal ini dilihat dari margin pedagang desa diperoleh sebesar rp 2000,- per kg pada saluran tipe i, sedangkan pada saluran pemasaran tipe ii sama dengan dengan tipe i, yang membedakannya adalah harga jual petani saja. profit margin pada saluran tipe i yang diterima petani sebesar rp.3000.­ per kg (8,75 %) lebih tinggi dari pada penerimaan pedagang pengumpul desa yaitu rp.860.- per kg (4,79 %) dan pada pedagang pengumpul kecamatan sebesar rp.390.- per kg (1,95 %) sedangkan pada saluran tipe ii ini yang diterima petani sebesar rp.5.000.- per kg(27,77%) penerimaan ini lebih yaitu rp.390,-per kg besar dibandingkan penerimaan pedagang pengumpul kabupaten (1,95 %). disini dapat dilihat bahwa tinggi rendahnya biaya pemasaran dan profit margin yang diterima petani, ditentukan oleh panjang pendeknya rantai pemasaran (saluran pemasaran). semakin pendek rantai pemasaran maka semakin rendah biaya pemasaran dan semakin tinggi profit margin yang diterima petani.



Abstract



    SERVICES DESK