Karyawan generasi milenial adalah karyawan yang memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap pekerjaan. sehingga, untuk mempertahankan karyawan generasi milenial, perusahaan harus dapat memenuhi ekspektasi karyawan milenial. ketika perusahaan tidak dapat memenuhi nilai-nilai yang diinginkan oleh karyawan milenial di tempat kerja, maka hal ini berakibat pada ketidakpuasan kerja yang akan meningkatkan intensi karyawan generasi milenial melakukan job hopping. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan intensi job hopping pada karyawan generasi milenial. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik convenience sampling. adapun jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 222 karyawan milenial yang bekerja sebagai sales di perusahaan swasta. penggumpulan data penelitian menggunakan instrumen skala kepuasan kerja tan dan skala job hopping intention. analisis data menggunakan spss dengan teknik spearman-rho dengan hasil tidak terdapat hubungan antara motivator factor dengan intensi job hopping dengan nilai signifikasi (p)= 0,125 (p>0,05) serta tidak terdapat hubungan antara hygiene factor dengan intensi job hopping dengan nilai signifikasi p)= 0,117 (p>0,05). hal tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kepuasan kerja dengan intensi job hopping pada karyawan generasi milenial. tidak terdapatnya hubungan pada peneltian ini dikarenanakan terdapat karyawan yang sudah puas dengan pekerjaannya namun intensi karyawan untuk melakukan job hopping masih cenderung tinggi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI JOB HOPPING PADA KARYAWAN GENERASI MILENIAL. Banda Aceh Fakultas Kedokteran (S1),2024
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN BANK GENERASI MILENIAL (SITI IBDA KIRANA, 2023)
Abstract
Millennial generation employees are employees who have high expectations of work. Thus, to retain millennial generation employees, companies must be able to meet the expectations of millennial employees. When companies cannot fulfil the values desired by millennial employees in the workplace, this results in job dissatisfaction which will increase the intention of millennial generation employees to job hopping. The purpose of this study was to determine the relationship between job satisfaction and job hopping intention in millennial generation employees. This research uses quantitative methods with convenience sampling techniques. The number of respondents in this study were 222 millennial employees who work as sales in private companies. Data collection used Tan's job satisfaction scale instrument and job hopping intention scale. Data analysis using SPSS with the spearman-rho technique with the results there is no relationship between motivator factors and job hopping intention with a significance value (p) = 0.125 (p>0.05) and there is no relationship between hygiene factors and job hopping intention with a significance value of p) = 0.117 (p>0.05). This shows that there is no relationship between job satisfaction and job hopping intentions in millennial generation employees. There is no relationship in this study because there are employees who are satisfied with their jobs but the intention of employees to do job hopping still tends to be high.