Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh dari faktor-faktor keuangan yang terdiri dari rasio keuangan likuiditas, profitabilitas, aktivitas, leverage dan rasio keuangan tingkat perputaran modal terhadap kecenderungan kesehatan perusahaan (turnaround), perusahaan manufaktur yang mengalami financial distress yang terdaftar di bursa efek indonesia merupakan data sekunder yang diperoleh dari indonesian capital market directory (icmd). tahun pengamatan dalam penelitian ini yaitu tahun 2008-2010, dimana tahun 2008 dipilih sebagai tahun patokan bagi perusahaan yang mengalami financial distress dan dua tahun setelahnya yaitu tahun 2009-2010 dipilih sebagai tahun patokan perusahaan yang berhasil data yang digunakan dalam penelitian ini mengalami proses turnaround. penelitian ini menggunakan metode seosus dengan populasi sebanyak i 2 perusahaan . analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda (multiple regression analysis) yang diolah dengan menggunakan program spss (statistical package for social science) 19,0. hasil analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda dalam penelitian hasil analisis ini menunjukkan bahwa, rasio keuangan profitabilitas, likuiditas, aktivitas, leverage dan rasio keuangan perputaran modal berpengaruh terhadap keberhasilan turnaround pada perusahaan manufaktur yang mengalami financial distress. kata kunci : turnaround, financial distress, likuiditas, profitabilitas, aktivitas , leverage dan perputaran modal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KEBERHASILAN TURNAROUND PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANGRNMENGALAMI FINANCIAL DISTRESS (PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA). Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2011
Baca Juga : ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (Gunawati, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KEPEMILIKAN PUBLIK DAN RASIO LEVERAGE TERBADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (Mira Juwita Andasari, 2024)