Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan tingkat persepsi antara praktisi akuntan dan pemakai jasa akuntan terhadap praktik-praktik kecurangan akuntansi. populasi dalam penelitian ini adalah semua akuntan pada badan pemeriksa keuangan (bpk) dan para manajer atau pimpinan pada badan usaha milik negara (bumn) serta badan usaha milik daerah (bumd) diwilayah kota banda aceh. pengumpulan data dan informasi yang diperlukan dalarm penelitian ini dilakukan dengan penelitian lapangan (field research). data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh secara langsung dari subjek penelitian dalam bentuk persepsi responden dengan cara mengedarkan daftar pertanyaan dalam bentuk kuesioner kepada 88 responden. dari 88 jumlah kuesioner yang dibagikan kepada responden hanya 78 kuesioner yang diterima kembali oleh peneliti sedangkan sisanya 10 kuesioner dinyatakan hilang atau rusak. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat persepsi antara praktisi akuntan dan pemakai jasa akuntan terhadap kecurangan secara umum. hasil penelitian ini juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat persepsi antara praktisi akuntan dan pemakai jasa akuntan terhadap kecurangan yang merugikan perusahaan. oleh karena itu kepada praktisi akuntan dan pemakai jasa akuntan diharapkan terus meningkatkan pengetahuan serta kepekaan terhadap praktik-praktik kecurangan akuntansi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN PERSEPSI PRAKTISI AKUNTAN DAN PEMAKAI JASA AKUNTAN TERHADAP PRAKTIK-PRAKTIK KECURANGAN AKUNTANSI. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,
Baca Juga : PERSEPSI AKUNTAN, MAHASISWA AKUNTANSI DAN KARYAWAN BAGIAN AKUNTANSI TERHADAP ETIKA PROFESI DAN ETIKA BISNIS DI KOTA BANDA ACEH (Nidayanti, 2024)