Distilasi surya tipe kolam tunggal mempunyai luasan 1 m x 0,8 m yang di desain dengan permukaan bagian bawah terbuat dari semen padat (beton) dan penutup terbuat dari kaca dengan ketebalan 3 mm yang dimiringkan dengan sudut 14"-20". distilator dirancang pada kemiringan dari horizontal : 14°, 16°, 18 dan 20°. hari- hari pengujian diukur produktivitas air yang dihasilkan dan distribusi temperatur di dalam tiap unit distilator surya. distribusi temperatur yang utama sekali di ukur pada distilasi surya yaitu temperatur air, kaca, ruang dan temperatur lingkungan. variasi kedalaman air yaitu : 1,4 cm; 1,2 cm; 1 cm; 0,8 cm; dan 0,6 cm. semakin tinggi temperatur air semakin tinggi pula produksi air yang di hasilkan seiring dengan naiknya temperatur lingkungan dan rendahnya kecepatan angin. kedalaman air yang tinggi dapat mengurangi produksi air dibandingkan dengan kedalaman yang rendah hasil pengujian menunjukkan pada sudut kemiringan kaca 16 dapat menghasilkan produksi air tertinggi dengan produksi air rata-rata 78,4 cc/30 menit dan q%a rata-rata 0,172 kw/m2 atau 66%. kata kunci : distilator surya, kecepatan angin, dan produktivitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KEMIRINGAN KACA PENUTUP TERHADAP PRODUKSI DISTILASI AIR TENAGA MATAHARI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PENGARUH KACA PENUTUP TERHADAP PERFORMANSI KOLEKTOR SURYA JENIS SILINDRIS SETENGAH LINGKARAN (Dedi Mariadi, 2020)
Abstract
Baca Juga : STUDI PENGARUH PERUBAHAN SUDUT KEMIRINGAN PANEL SURYA ROOFTOP BANDA ACEH (MUAMMAR KADAFI, 2020)