Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Salwa Iqlil, TINJAUAN TEBAL PERKERASAN LENTUR LANDASAN PACU LAPANGAN TERBANG REMBELE DENGAN METODE LCN (LOAD CLASSIFICATION NUMBER). Banda Aceh Fakultas Teknik,2006

Abstrak perkerasan landasan pacu lapangan terbang merupakan suatu konstruksi yang terdiri dari beberapa lapisan yang berfungsi sebagai tempat tinggal landas dan mendaratnya pesawat terbang, artinya dengan kekuatan material dan beban lalu lintas tertentu nantinya dapat menahan beban seberat mtow (maximum off weight) pesawat yang dimaksud. perencanaan perkerasan lentur take untuk landasan pacu lapangan terbang ada beberapa metode yang dapat digunakan. sehubungan dengan pembang unan lapangan terbang rembele kabupaten aceh tengah, yang direncanakan oleh pt. reka multi dimensi dan pt. tridaya pamurtya menggunakan metode faa (federal aviation administration), diperoleh tebal lapisan perkerasan permukaan 10 cm, lapisan pondasi atas 20 cm dan lapisan pondasi bawah 67 cm. tujuan penulisan ingin meninjau kembali tebal dari masing-masing lapisan perkerasan dan perencanaan metode faa juga dilakukan untuk membandingkan hasilnya dengan konsultan perencana serta mengetahui apakah landasan pacu lapangan terbang rembele dapat digunakan untuk melayani pesawat yang dimaksud dengan menggunakan metode lcn (load classification number). metode lcn adalah suatu pengolongan bilangan beban untuk lcn perkerasan dan lcn pesawat, bila mana lcn perkerasan lebih besar dani lcn pesawat, maka pesawat tersebut dapat melakukan lepas landas. perencanaan ini diambil pesawat rencana boeing 737 dengan nilai cbr tanah dasar dan br tiap-tiap lapisan perkerasan yang sama dengan konsultan perencana. hasil perencanaan tebal perkerasan lentur metode lcn didapat tebal lapisan perkerasan permukaan 12,7 cm, lapisan pondasi atas 22,86 cm dan tebal lapisan pondasi bawah 48,26 cm, sedangkan analisa perhitungan ulang dengan metode faa diperoleh tebal lapisan permukaan 10, 16 cm, pondasi atas 21,59 cm, pondasi bawah 62 cm. tebal perkerasan total yang diperoleh untuk metode lcn sebesar 83.82 cm lebih tipis dani perhitungan analisa ulang metode faa sebesar 94 cm dan perencanaan konsultan perencana dengan metode sama diperoleh tebal perkerasan total 97 cm. perbedaan hasil perencanaan perhitungan tebal perkerasan kedua metode tersebut disebabkan oleh perbedaan parameter dalam menganalisa perencanaan oleh badan yang mengeluarkan metode tersebut.



Abstract



    SERVICES DESK