Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Eva Mutia, PENGARUH JUMLAH EMITTER TERHADAP DEBIT EMITTER DAN KOEFISIEN KESERAGAMAN IRIGASI TETES SISTEM GRAVITASI. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2007

Eva mut1a, 0151610016, pengaruh jumlah emitter terhadap debit emitter dan koefisien keseragaman irigasi tetes sistem gravitasi. dibawah bimbingan purwana satriyo s. tp. sebagai pembimbing utama dan siti mechram s. tp sebagai pembimbing anggota. abstrak penelitian ini dilatarbelakangi dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk, maka jumlah kebutuhan bahan pangan dalam negeri juga meningkat. salah satu cara untuk mempertahankan produksi pertanian adalah mengatur pemberian air sesuai kebutuhan tanaman. untuk mengantisipasi semakin langkanya penyediaan air maka aplikasi sistim irigasi yang hemat air yaitu irigasi tetes dapat diterapkan. lrigasi tetes adalah pemberian air secara perlahan-lahan / tetesan diatas atau dibawah permukaan tanah. kehilangan tekanan akibat gaya gesek disepanjang lateral yang menyebabkan terjadinya variasi keseragaman air irigasi sepanjang lateral merupakan permasalahan yang sering ditemui dalam sistem irigasi tetes. dikarenakan hal ini penelitian ini dilakukan yang bertujuan mengetahui variasi debit dan jumlah emitter yang optimum terhadap debit keluaran dan besarnya head loss disepanjang pipa lateral, mengetahui koefisien keseragaman irigasi tetes sistem gravitasi. penelitian menggunakan emitter arrow dripper. data yang diambil yaitu data debit emitter, dengan menggunakan rancangan acak kelompok (rak) yang terdiri atas tiga taraf volume sumber air yaitu: t1 = 100 liter. t2 = 200 liter dan t3 = 300 liter. taraf jumlah emitter yang terdiri dari: e1 = 10 unit, e2 = 20 unit dan e3 = 30 unit emitter. sedangkan untuk perhitungan head loss digunakan rumus darcy weisbach. dari data yang kita dapat semakin besar volume air yang digunakan maka debit emitternya semakin besar. untuk debit rata-rata emitter yang dihasilkan yaitu sebesar 1,57 l/jam. hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan volume air akan cenderung meningkatkandebit rata-rata emitter, sesuai dengan pendapat keller dan karmeli (1975). semakin banyak jumlah emitter yang digunakan maka semakin besar debit emitternya, semakin banyak jumlah emitter dan volume air yang digunakan maka semakin besar debit emittemnya. hal ini sesuai dengan pendapat keller dan karmeli yaitu hubungan linier antara debit dengan volume air pada debit emitter. pada kehilangan tekanan head loss, semakin besar volume air yang diberikan maka semakin besar, hal ini disebabkan gesekan yang terjadi sepanjang pipa lateral dan pengecilan mendadak pada jalur pipa sehingga hal tersebut menyebabkan variasi tekanan sepanjang pipa lateral. hasil yang didapat dari penelitian ini untuk koefisien keseragaman pada volume air semakin besar dan jumlah emitter semakin banyak yaitu sebesar 95,20% dengan menggunakan rumus cristiansen.



Abstract



    SERVICES DESK