Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Churrany, PENGARUH JARAK PENGHUBUNG GESER FLEKSIBEL TERHADAP KAPASITAS MOMEN ULTIMIT PADA BALOK KOMPOSIT BAJA-BETON DENGAN JARAK PENGHUBUNG GESER 10 CM DAN 14 CM. Banda Aceh Fakultas Teknik,2007

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kekuatan penghubung geser kanal dalam menahan beban lentur akibat momen ultimit dan gelincir (slip) yang timbul pada struktur komposit serta mempclajari bagaimana pengaruh dari perbedaan jarak penghubung geser yang dipasang sepanjang balok komposit tersebut terhadap kemampuan balok tersebut dalam memikul beban luar yang bekerja. pada penelitian ini jarak penghubung geser yang digunakan adalah 10 cm dan 14 cm. penghubung geser yang digunakan adalah cnp 8, dilas pada sayap balok baja iwf 298 mm x 149 mm, ditanam dalam plat beton bertulang dengan panjang 300 mm, lebar 150 mm dan tinggi 450 mm pada pengujian push out. pengujian balok komposit, penghubung geser ditanam dalam plat beton yang berukuran, panjang 2200 mm, lebar 550 mm dan tebal 120 mm, dengan kuat tekan beton rencana 300 kg/cm2. jumlah benda uji untuk masing-masing variasi jarak kanal berjumlah 1i (satu) buah, schingga jumlah keseluruhan benda uji adalah 2 (dua) buah untuk pengujian push out, dan 2 (dua) buah untuk pengujian balok komposit. untuk mengetahui kuat beton yang digunakan, dibuat benda uji silinder standar dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 12 buah. hasil penelitian push out menunjukkan bahwa besar rasio rata-rata kapasitas penghubung geser kanal antara eksperimental dan teoritis adalah sebesar 0.110. besar rasio rata-rata momen ultimit penampang komposit (momen dalam) pada balok dengan jarak penghubung geser 10 cm dan 14 cm antara eksperimental dan teoritis adalah sebesar 1,004. hasil penelitian balok komposit baja-beton menunjukkan bahwa besar rasio rata-rata momen ultimit komposit (momen luar) pada balokdengan jarak penghubung geser 10 cm dan 14 cm antara eksperimental dan teoritis adalah sebesar 1,656. lendutan yang terjadi pada saat beban maksimum (ultimit) untuk balok dengan jarak penghubung geser 10 cm dan 14 cm adalah masing-masing sebesar 0,341 cm dan 0,490 cm pada titik beban serta 0,354 cm dan 0,593 cm pada tengah bentang. slip yang terjadi pada balok komposit dengan jarak penghubung geser 10 cm dan 14 cm adalah masing-masing scbcsar 0,040 cm dan 0,094 cm.



Abstract



    SERVICES DESK