Ringkasan ridha maihaoi pengaruh tingkat kemasakan buah dan periode simpan terhadap viabilitas dan vigor benih kakao (theobroma cacao l.)". dibawah bimbingan syarnmiah sebagai pembimbing utama dan halimursyadah sebagai pembimbing anggota. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat kemasakan buah dan periode simpan terhadap viabilitas dan vigor benih kakao serta nyata tidaknya interaksi antar kedua faktor tersebut. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium flmu dan teknologi benih fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh. penelitian ini berlangsung dari bulan januari sampai dengan agustus 2011. rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial {3x4) dengan 3 kali ulangan. ada dua faktor yang diteliti yaitu faktor tingkat kemasakan buah dan periode simpan benih. faktor tingkat kemasakan buah terdiri dari tiga taraf yaitu tingkat kemasakan buah pra masak fisiologis, masak fisiologis dan pasca masak fisiologis. sedangkan untuk faktor periode simpan terdiri empat taraf yaitu tanpa disimpan (kontrol), periode simpan 7 hari, 14 hari dan 21 hari. param eter yang diamati adalah potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, dan berat kering kecambah normal. hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan buah berpengaruh sangat nyata terhadap viabilitas dan vigor benih, berdasarkan peubah potensi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN PERIODE SIMPAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2011
Baca Juga : VIABILITAS DAN VIGOR BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L.) PADA BEBERAPA TINGKAT KEMASAKAN DAN CARA SIMPAN BENIH (Nur Laini, 2024)