Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
KEVIN WARDHANA, EKOKARDIOGRAFI JANTUNG ULAR KOBRA SUMATRA (NAJA SUMATRANA). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2024

Ekokardiografi merupakan metode diagnosis kesehatan jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang aman dan tidak bersifat invasif. penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bentuk morfologi dan morfometri jantung ular kobra sumatra. dalam penelitian ini menggunakan 2 ekor kobra sumatra (naja sumatrana). ular kobra sumatra yang sudah dianastesi kemudian diperiksa dengan metode pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mesin ultrasonografi (usg) mindray m6vet, dengan tranduser probe linear pada gelombang 10mhz dengan metode transthoracic dari arah cranial ke caudal. pencitraan menggunakan brightness mode untuk melihat kompartemen jantung dan motion mode untuk melakukan pengukuran kompartemen. dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa, jantung ular kobra sumatra yang dicitrakan berbentuk oval dan memanjang dengan kompartemen jantung yang lengkap namun tidak sempurna. hal ini disebabkan oleh septum intraventrikuler yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan tidak dapat memisahnya secara penuh dikarenakan ukuran yang pendek dan bentuk yang tidak sempurna. kata kunci: ekokardiografi, jantung, naja sumatrana



Abstract

Ekokardiografi merupakan metode diagnosis kesehatan jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang aman dan tidak bersifat invasif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bentuk morfologi dan morfometri jantung ular kobra Sumatra. Dalam penelitian ini menggunakan 2 ekor kobra Sumatra (Naja sumatrana). Ular kobra Sumatra yang sudah dianastesi kemudian diperiksa dengan metode pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mesin Ultrasonografi (USG) mindray m6vet, dengan tranduser probe linear pada gelombang 10mhz dengan metode transthoracic dari arah cranial ke caudal. Pencitraan menggunakan brightness mode untuk melihat kompartemen jantung dan motion mode untuk melakukan pengukuran kompartemen. Dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa, jantung ular kobra Sumatra yang dicitrakan berbentuk oval dan memanjang dengan kompartemen jantung yang lengkap namun tidak sempurna. Hal ini disebabkan oleh septum intraventrikuler yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan tidak dapat memisahnya secara penuh dikarenakan ukuran yang pendek dan bentuk yang tidak sempurna. Kata kunci: Ekokardiografi, jantung, Naja sumatrana



    SERVICES DESK