Ekokardiografi merupakan metode diagnosis kesehatan jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang aman dan tidak bersifat invasif. penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bentuk morfologi dan morfometri jantung ular kobra sumatra. dalam penelitian ini menggunakan 2 ekor kobra sumatra (naja sumatrana). ular kobra sumatra yang sudah dianastesi kemudian diperiksa dengan metode pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mesin ultrasonografi (usg) mindray m6vet, dengan tranduser probe linear pada gelombang 10mhz dengan metode transthoracic dari arah cranial ke caudal. pencitraan menggunakan brightness mode untuk melihat kompartemen jantung dan motion mode untuk melakukan pengukuran kompartemen. dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa, jantung ular kobra sumatra yang dicitrakan berbentuk oval dan memanjang dengan kompartemen jantung yang lengkap namun tidak sempurna. hal ini disebabkan oleh septum intraventrikuler yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan tidak dapat memisahnya secara penuh dikarenakan ukuran yang pendek dan bentuk yang tidak sempurna. kata kunci: ekokardiografi, jantung, naja sumatrana
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKOKARDIOGRAFI JANTUNG ULAR KOBRA SUMATRA (NAJA SUMATRANA). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2024
Baca Juga : PROFIL TOTAL ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI HEMATOKRIT PADA ULAR SANCA KEMBANG (MALAYOPYTHON RETICULATUS) LOKAL SUMATERA (RAJA AHMAD KADAFI, 2022)
Abstract
Ekokardiografi merupakan metode diagnosis kesehatan jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang aman dan tidak bersifat invasif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bentuk morfologi dan morfometri jantung ular kobra Sumatra. Dalam penelitian ini menggunakan 2 ekor kobra Sumatra (Naja sumatrana). Ular kobra Sumatra yang sudah dianastesi kemudian diperiksa dengan metode pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mesin Ultrasonografi (USG) mindray m6vet, dengan tranduser probe linear pada gelombang 10mhz dengan metode transthoracic dari arah cranial ke caudal. Pencitraan menggunakan brightness mode untuk melihat kompartemen jantung dan motion mode untuk melakukan pengukuran kompartemen. Dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa, jantung ular kobra Sumatra yang dicitrakan berbentuk oval dan memanjang dengan kompartemen jantung yang lengkap namun tidak sempurna. Hal ini disebabkan oleh septum intraventrikuler yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan tidak dapat memisahnya secara penuh dikarenakan ukuran yang pendek dan bentuk yang tidak sempurna. Kata kunci: Ekokardiografi, jantung, Naja sumatrana
Baca Juga : HUBUNGAN KADAR FERITIN DALAM DARAH DENGAN FUNGSI JANTUNG PADA PENDERITA THALASEMIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH (Tengku dinda mutiara, 2014)