Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Asykaruddin, PENGARUH JUMLAH BATANG DAN KECEPATAN PUTARAN BALING-BALING PENGGILAS TERHADAP KINERJA ALAT PENGUPASAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L). Banda Aceh Fakultas Pertanian,

Ringkasan kacang tanah termasuk tanaman palawija yang penting di indonesia, kebutuhan masyarakat akan kacang semakin tinggi meningkat, sedangkan secara prouduksi tidak mengalami peningkatan. rendahnya produktivitas kacang tanah tanah dipengaruhi oleh cara tanam, pemupukan, penyiangan, pencegahan penyakit, cara panen dan teknologi pengupasan. pengupasan kacang dapat dilakukan dengan beberapa cara yang mana sistem kerjanya same yang tanah membedakannya adalah sistem pengupasan dan bahan untuk membuatnya. pengupasan kacang tanah dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu caramanual, model ayun, model engkol, model pedal dan model pengupasan mekanis. secara fungsional alat pengupas kacang tanah dengan berpenggerak motor listrik terdiri dari beberapa komponen yaitu (i) baling-baling penggilas, (2) rumah mesin, (3) kerangka, (4) penampung dan (5) sistem transmisi tenaga. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan kecepatan putaran batang penggilas terhadap kinerja alat pengupas kacang tanah. ruang lingkup penelitian yang diteliti meliputi penelitian ini terbatas pada kacang tanah dengan varietas lokal dan uji kinerja meliputi kapasitas pengupasan, persentase kacang terkupas, persentase kacang tidak terkupas dan persentase kacang rusak. penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yang meliputi (i) penelitian pendahuluan, (2) pembuatan konstruksi dan (3) pengujian alat yangsudah dimodifikasi. berdasarkan desain struktutal baling-baling penggilas terdiridari tiga bagian yaitu () batang penggilas, (2) ruji penggilas dan (3) poros. dalam penelitian ini jumlah batang penggilas yang digunakan ada 3 yaitu batang dengan jumlah 2, 4 dan 6 sedangkan sistem transmisi tenaga yang digunakan yaitu motorlistrik yang dihubungkan ke motor gir sehingga kecepatan diperoleh 500 rpm.untuk menghubungkan puli motor gir dengan puli yang ada di poros baling­baling penggilas digunakan sabuk. ukuran puli yang digunakan pada motor gir dengan diameter 3 lncbi, untuk poros baling penggilas yang digunakan ada 2 yaitudengan diameter s inchi dan 7 inchi, sedangkan jenis sabuk yang digunakan yaitu sabuk v belt dengan panjang 70 cmdan 72 cm. kombinasi perlakuan dalam penelitian ini ada 6 dengan 2 kali ulangan sehingga semua terdapat 12 satuan percobaan, dalam satu kali ulangan banyak kacang tanah yang diperlukan yaitu i kg. hasil penelitian menunjukkan hasil kapasitas pengupas tertinggi terdapat pada biri yaitu 29,41 kg/jam dan terendah pada b3r2 yaitu 15,38%. persentase kacang terkupas tertinggi terdapat pada b2ri yaitu 56,6% dan terendah yaitu b3r2 yaitu 52,9%. persentase kacang tidak terkupas tertinggi terdapat pada bir2 yaitu 11,7% dan terendah terdapat pada b3ri yaitu 2,1% dan untuk persentase kacang rusak tertinggi terdapat pada biri, b2ri dan b3ri yaitu 3,3 % dan terendah terdapat pada bir2 dengan b2r2 yaitu 2,3%.


Baca Juga : PERANCANGAN SISTEM PENGGERAK PERAHU NELAYAN BERBASIS MEKANIK (Muhammad Ghufron Arliadi, 2024)


Abstract



    SERVICES DESK