Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mahbub Hariyadi, EVALUASI DAN PERENCANAAN JARINGAN SALURAN DRAINASE DI KELURAHAN JEULINGKE KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006

Jeulingke sebagai salah satu daerah yang mengalami tsunami, banyak bangunan sipil seperti drainase yang telah rusak. dikhawatirkan apabila musirn hujan datang, saluran tidak dapat menampung kelebihan air yang mengalir pada saluran tersebut. tujuan penulisan ini adalah meneliti bentuk pola jaringan drainase yang cocok, mengevaluasi dan menerapkannya sehingga saluran yang direncanakan dapat berfungsi dengan baik tanpa harus merubah ukuran penampang saluran yang tersisa pola jaringan drainase yang ditinjau dalam penelitian ini adalah panjang lintasan aliran dalam saluran. proses penelitian tersebut menggunakan model fisik hidrologi dan hidrolika suatu daerah. dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan memperpanjang lintasan suatu saluran, maka akan dapat meningkatkan waktu konsentrasi (tc), dan menurunkan nilai koefisien tampungan (cs), sehingga mengakibatkan debit yang timbul menjadi lebih kecil. tinjauan perencanaan ini mencakup saluran sekunder dan saluran tersier yang ada pada daerah tersebut seluas 138,5 ha. daerah perencanaan ini dibagi dalam 2 daerah genangan, dengan saluran pembuangnya bermuara pada flood way dan krueng titipanjang. pola jaringan drainase yang digunakan adalah pola jaring-jaring yang cocok untuk daerah yang topografinya datar sehingga arah alirannya dapat mengikuti titik kontur. data curah hujan yang digunakan adalah data curah dari stasiun pencatatan curah hujan sta. 107c blang bintang. distribusi hujan mengikuti sebaran gumbel dengan curah hujan rencana periode ulang 5 tahunan adalah sebesar 145,136 mm. besarnya debit banjir rencana pada masing-masing saluran pembuang berkisar antara 1,38 m3/detik hingga 0,07 m3/detik. saluran drainase yang direncanakan berbentuk persegi empat dengan menggunakan pelindung (!inning) dari beton. saluran drainase yang mengalami perpanjangan lintasan adalah saluran 4.1.5 dan 4.1.6 pada sub sistem 4, dan saluran 4.1.9 pada sub sistem 3. perencanaan ini juga menciptakan saluran baru, yakni saluran 3.1.5, 3.1.6, dan 3.1.7 pada sub sistem 3. setiap saluran yang memotong jalan direncanakan gorong-gorong berbentuk persegi empat dengan lebar gorong-gorong sebesar 1 m.



Abstract



    SERVICES DESK