Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Windya Ramadhayanti, PRARANCANGAN PABRIK KEJU CHEDDAR DARI SUSU SAPI DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 2400M TON/TAHUN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2011

Abstrak konsumsi susu di indonesia tergolong rendah, hal itu disebabkan karena banyak faktor seperti kerusakan pada susu dalam waktu singkat yang diakibatkan oleh mikroba yang berkembang biak dalam susu serta banyaknya masyarakat yang alergi pada susu sapi karena tidak mempunyai atau kurangnya enzim laktase dalam saluran pencernaan, sehingga tidak mampu mencema lak:tosa dalam susu sapi. salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mencegah kerusakan dan alergi pada susu dengan mengolah susu menjadi bahan pangan yang lebih padat, lebih bergizi, tidak cepat rusak dan tidak mengandung banyak laktosa. bahan pangan tersebut contohnya keju. metode pembuatan keju dibedakan menjadi dua macam yaitu metode fermentasi dan metode dengan penambahan asam. metode yang dipilih pada pabrik keju cheddar ini adalah metode fermentasi menggunakan bakteri lactobacillus bulgaricus dan streptococcus lactis karena tekstur keju yang dihasilkan lebih tahan lama (lebih stabil), tidak mudah meleleh, tidak mudah rusak dan memiliki cita rasa keju. susu difermentasi dengan bakteri untuk mendapatkan kondisi asam sehingga proses pembentukan curd dengan enzim rennet dapat berlangsung dengan optimal. dalam pembuatan pabrik keju ini, proses yangdipilih adalah proses batch karena ada tahapan-tahapan produksi yang tidak bisa dilakukan secara kontinyu. lokasi pabrik direncanakan didirikan di desa nongkojajar, kecarnatan pulokerto, kabupaten pasuruan, propinsi jawa timur, indonesia, dengan luas tanah 22.954 m2. bentuk perusahaan yang direncanakan adalah perseroan t erbatas (pt) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis danstaf. kebutuhan tenaga kcrja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 132 orang. pabrik keju cheddar ini direncanakan akan beroperasi selama 24 jam per hari, 330 hari kerjadalam setahun dan kapasitas 2400 ton/tahun. vi hasil perhitungan neraca massa didapat produk keju sebesar 311 kg/jam dengan input keseluruhan 2004 kg/jam dan produk samping (whey) sebesar 1693kg/jam. dari hasil perhitungan neraca energi dibutuhkan: - air pendingin : 30.605,7 kg/jam - steam : 235,2 kg/jam - air proses : 0,1307 kg/jam instrumentasi utama yang digunakan pada pabrik keju ini adalah, kontrol temperatur, kontrol laju alir, dan kontrol level permukaan cairan. pabrik ini memiliki unit utilitas sebagai unit penunjang dalam proses pabrik. sumber air dari untuk pabrik keju ini berasal sungai welang, dan untuk memenuhi kebutuhan dari listrik diperoleh dan pln generator dengan daya 986,9 kw. hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut : a. fixed capital investment : rp. 541.736.041.501 b. working capital investment : rp. 94.930.381. i 04 c. total capital investment : rp. 636.666.422.605 d. total biaya produksi : rp. 232.024.955.430 e. hasil penjualan : rp. 451.171.083.152 f. laba bersih : rp. 44.839.107.943 g. pay out time (pot) : 4,45 tahun h. break even point (bep) : 34% i. rate of return (ror) : 22,08% j. benefit cost ratio (bcr) : 1,3 berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik keju ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.



Abstract



    SERVICES DESK