Pada setiap das terjadi perubahan besar aliran (debit) dari waktu ke waktu , baik perubahan meningkat ataupun menurun. untuk mengamati perubahan tersebut maka perlu adanya pengujian terhadap parameter yang berhubungan di das tersebut seperti faktor iklim dan debit sungai. besarnya faktor iklim tersebut sangat berpengaruh terhadap debit air sungai pada suatu das pada wilayah perubahan iklim tersebut. perubahan faktor-faktor iklim menyebabkan peningkatan atau penurunan debit sungai, dimana perubahan tersebut juga mengakibatkan perubahan respon (tanggapan) yang mungkin terjadi pada das tersebut. perubahan respon (tanggapan) tersebut sangat dipengaruhi oleh perubahan fisik yang terjadi pada das atau faktor iklim. sehubungan dengan hal tersebut maka penelitian ini dilaksanakan unuk menganalisa kecenderungan data debit dengan data klimatologi dan melakukan uji signifikan terhadap kecenderungan-kecenderungan yang ada. penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kecenderungan di dalam data debit dan klimatologi di sub das krueng seulimum, aceh besar, nad dan mencari kemungkinan adanya pengaruh klimatologi (faktor-faktor iklim) yang signifikan terhadap kecenderungan debit air sungai. data klimatologi yang dianalisa adalah curah hujan dan evaporasi (bulanan dan tahunan). periode pengamatan dibatasi sesuai dengan ketersediaan data di sub das k.rueng seulimum yaitu dari tahun 1982 sampai dengan tahun 2000. hasil analisa dengan menggunakan persamaan mann -kendall menunjukkan hasil analisa menunjukkan kecenderungan evaporasi yang terjadi di sub das krueng seu.limum adalah meningkat. peningkatan secara signifikan hanya pada bulan-bulan tertentu (januari, maret, mei, juni, november). kecenderungan yang terjadi pada curah hujan tidak signifikan dan pada debit sungai kecenderungannya adalah menurun secara signifikan. laju perubahan evaporasi tahunan meningkat sebesar 12.78, curah hujan 12.32 dan debit sungai sebesar 1.12. dari persamaan garis kecenderungan yang didapat dari hasil analisa, terlihat evaporasi tahunan dari tahun 1982-2000 meningkat sebesar 15.23%, curah hujan tahunan menurun sebesar 13.24% dan debit sungai menurun sebesar 79.8%.. hasil analisa menunjukkan curah hujan tidak berpengaruh nyata terhadap debit sungai. akibat dari pemanasan global dimana hujan yang turun dalam intensitas yang besar tetapi sesaat sehingga banyak yang menjadi limpasan langsung. debit sungai menurun selain disebabkan oleh peningkatan evaporasi dan berkurangnya hutan (deforestasi) di sub das krueng seulimum yang menyebabkan menurunn ya muka air tanah sebagai pemasok utama debit sungai.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA KECENDERUNGAN DATA DEBIT DAN KLIMATOLOGI DI SUB DAS KRUENG SEULIMUM MENGGUNAKAN METODE MANN-KENDALLL. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009
Baca Juga : STUDI PERUBAHAN KUANTITATIF RESAPAN DAS KRUENG ACEHRNDENGAN PENDEKATAN ANALISIS RESESI ALIRAN DASARRN(BASEFLOW RECESSION ANALYSIS) (Diswandi Nurba, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERENCANAAN WADUK KRUENG PEUDADA KECAMATAN PEUDADA KABUPATEN BIREUEN (Junira Ardiana, 2024)