Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Fikri Aulia, PENGARUH JUMLAH LUBANG SEGITIGA TERHADAP KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS PADA MENARA PENDINGIN (COOLING TOWER) BERTINGKAT TIPE PLAT DATAR.. Banda Aceh Program Studi Magister Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala,2024

Industri saat ini sangat bergantung pada peralatan termal khususnya mesin kalor, yang berfungsi menghasilkan daya untuk memaksimalkan proses produksi. namun, mesin kalor sering kali mengalami overheating yang dapat menyebabkan kelelahan material dan menurunkan efisiensi operasional. untuk mengatasi hal ini, digunakan sistem pendinginan berupa menara pendingin. alat ini digunakan pada industri untuk menurunkan panas pada mesin kalor dengan menggunakan media kerja berupa air dan udara. air panas yang dihasilkan dari mesin tersebut akan berkontak langsung dengan udara, yang mengakibatkan sebagian kecil air menguap sehingga temperatur air tersebut akan menurun. menara pendingin berfungsi menstabilkan temperatur mesin dan mencegah overheating. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan koefisien perpindahan panas pada menara pendingin tipe plat datar melalui variasi jumlah lubang dengan bentuk segitiga. penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bentuk lubang segitiga pada plat datar meningkatkan laju perpindahan panas dibandingkan dengan lubang bulat. studi ini melanjutkan penelitian tersebut dengan menambah variasi jumlah lubang (75, 85, dan 95) pada plat datar dengan sudut kemiringan 15°. setiap variasi memiliki 5 plat datar yang disusun secara bertingkat, dengan luas plat datar pada setiap tingkatannya yaitu 0,35 m². selain itu, penelitian ini juga memvariasikan temperatur inlet (75°c, 80°c, dan 85°c) pada setiap variasi jumlah lubang. hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lubang 85 dengan temperatur inlet 85°c menghasilkan koefisien perpindahan panas optimal sebesar 205,76 w/k dibandingkan variasi lainnya. distribusi aliran massa dan penurunan panas yang merata pada jumlah lubang ini mencapai batas maksimum efisiensi sistem pendinginan. kata kunci : menara pendingin, perpindahan panas, plat datar, lubang segitiga.



Abstract

The current industry heavily relies on thermal equipment, particularly heat engines, which function to generate power to maximize production processes. However, heat engines often experience overheating, which can lead to material fatigue and reduced operational efficiency. To address this, a cooling system in the form of a cooling tower is used. This device is used in the industry to dissipate heat from heat engines using water and air as the working medium. The hot water produced by these engines comes into direct contact with the air, causing a small portion of the water to evaporate, thus lowering the water temperature. The cooling tower functions to stabilize the temperature of the engine and prevent overheating. This study aims to improve the heat transfer coefficient in flat-plate type cooling towers through variations in the number of holes with a triangular shape. Previous research has shown that triangular holes on flat plates increase the heat transfer rate compared to round holes. This study continues that research by varying the number of holes (75, 85, and 95) on flat plates with an inclination angle of 15°. Each variation has 5 flat plates arranged in tiers, with each tier having a flat plate area of 0.35 m². Additionally, this study varies the inlet temperature (75°C, 80°C, and 85°C) for each hole number variation. The results showed that 85 holes with an inlet temperature of 85°C produced an optimal heat transfer coefficient of 205.76 W/K compared to other variations. The mass flow distribution and heat dissipation were evenly distributed with this number of holes, reaching the maximum efficiency limit of the cooling system. Keywords : Cooling Tower, Heat Transfer, Flat Plate, Triangular Holes.



    SERVICES DESK