Ringkasan maulia sari. pengaruh teknik inkorporasi priming dengan ekstrak organik dan periode inkubasi terhadap viabilitas dan vigor benih padi (oryza sativa l.) kadaluarsa", dibawah bimbingan hj. nurhayati sebagai pembimbing utama dan hasanuddin sebagai pembimbing anggota. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak organik dan periode inkubasi terhadap viabilitas dan vigor benih padi kadaluarsa, serta untuk mengetahui pengaruh ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih fakultas pertanian universitas syiah kuala, darussalam banda aceh mulai tanggal 5 januari sampai dengan 9 desember 2011. benih yang digunakan adalah varietas cibogo yang telah mengalami kadaluarsa selama 9 bulan dengan viabilitas awal 50% diperoleh di laboratorium ilmu dan teknologi benih fakultas pertanian universitas syiah kuala. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan pola faktorial 4x3 dengan (tiga) ulangan. ekstrak organik terdiri atas 4 taraf yaitu air, pisang, tomat, dan air kelapa dan periode inkubasi terdiri atas 3 taraf yaitu 124 jam, 2x24 jam, 3x24 jam. parameter yang diamati adalah potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (t50) dan first count germination (fcg). hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan teknik inkorporasi priming ekstrak organik yaitu dengan menggunakan air, pisang tomat, dan air kelapa yang berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah , kecepatan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (tg0), dan pengaruh nyata terhadap perhitungan first count germination (fcg). perlakuan priming berbagai ekstrak organik yang baik dijumpai pada perlakuan air dan air kelapa. periode inkubasi berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh dan daya berkecambah, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kecepatan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (ts) dan first count germination (fcg). periode inkubasi 1x24 jam dapat meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi kadaluarsa. terdapat interaksi yang sangat nyata antara ekstrak organik dengan periode inkubasi terhadap potensi tumbuh dan daya berkecambah, dan berpengaruh nyata terhadap kecepatan tumbuh dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (ts) serta berpen garuh tidak nyata terhadap first count germination (fcg). viabilitas dan vigor benih padi yang baik dijumpai pada perlakuan ekstrak organik air dan air kelapa dengan periode inkubasi ix24 jam dapat meningkatkan nilai potensi tumbuh, daya berkecambah kecepatan tumbuh dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (ts) pada benih padi kadaluarsa. penggunaan ekstrak organik pisang dan tomat dengan periode inkubasi 2x24 jam dan 3x24 jam dapat meningkatkan nilai kecepatan tumbuh dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total (t50).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH INKORPORASI PRIMING DENGAN EKSTRAK ORGANIK DAN PERIODE INKUBASI TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI (ORYZA L.) KADALUARSA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012
Baca Juga : PENINGKATAN VIABILITAS DAN VIGOR BENIH DARI DUA VARIETAS SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS SCHARD.) KADALUARSA DENGAN BERBAGAI BAHAN PRIMING (Yusrita, 2024)