Abstrak biodiesel merupakan salah satu dari bahan bakar alternatif yang mampu menggantikan penggunaan bahan bakar diesel. biodiesel dapat dihasilkan dani minyak nabati, salah satunya yaitu minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai. untuk menghasilkan biodiesel dari minyak jelantah ini dapat dilakukan melalui proses transestenifikasi. banyak faktor yang mempengaruhi perolehan hasil biodiesel yang maksimum, yaitu konsentrasikatalis koh, kecepatan pengadukan, perbandingan mol minyak jelantah terhadap metanol. hasil biodiesel yang maksimum diperoleh pada konsentrasi katalis koh 1,25%,kecepatan pengadukan 200 rpm, dan pada perbandingan mol minyak jelantah terhadap i : 9. setelah dianalisa karakteristik biodiesel hasil penelitian yaitu densitas 0,8646 gr/cm3, viskositas kinematik 4,5-7,05 mm/detik, dan heating value 127,973btu/gal, sedangkan menurut standar astm densitas 0,85-0,89 gr/cm3, viskositaskinematik 1,9-6 mm2/detik, dan heating value 131,295 btu/gal kata kunci: transesterifikasi, biodiesel, metil ester, waste cooking oil
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PRODUKSI BIODIESEL DARI HASIL TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH DENGAN METANOL DAN KATALIS KALIUM HIDROKSIDA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : KONFERSI MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN KATALIS KALSIUM OKSIDA (CAO) DARI CANGKANG TELUR (Nova Mauliza, 2017)
Abstract
Baca Juga : PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BIJI BINTARO MENGGUNAKAN ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) SEBAGAI KATALIS (MELIZA GHARSINA, 2018)