Tempe merupakan makanan yang sangat dikenal oleh masyarakat indonesia. makanan ini dibuat dengan cara fementasi tradisional atau peragian. tempe mengandung nilai gizi yang sangat tinggi yang terdiri atas protein 19.5 % per 100 gr, iemak 4 % per l00 gr lempe. karbohidrat 9,4 % per l00 gr. vitamin 812 3,9 mg per l00 gr tempe. timbul keinginan peneliti untuk memperkaya kandungan tempe dan valiasi cita rasa tempe. penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat penerimaan anak usia terhadap makanan tambalan yang terbuat dari tepung tempe dan tepung beras .vang di beri rasa coklat. (2) mengetahui pengaruh penambahan rasa coklat terhadap rasa tekstur. aroma dan warna pada makanan tambahan yang terbuat dari tepung tempe dan tepung beras. penelitian ini dilakukan di play group karra`marra desa babah jurong kecamatan kuta baro kabupaten aceh besar. rancangan percobaan yang digunakan adalahrancangan acak lengkap (ral) pola non faktorial yang terdiri dari dua perlakuan yaitu komposisi penambahan bubuk coklat 0 % dan 30 %. nara sumber terdiri dari 8 orang yang mempunyai pengetahuan tentang makanan tambahan pada anak usia dini serta 20 otal]g anak panulis yaitu anak usia dini pada play group. pengujian dilakukan terhadap tekstur, rasa, aroma dan warna yang di coba oleh nara sumber dengan uji pengamatan (sensory evaluation) dan panulis dengan uji penerimaan (acceptability). berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan allova satu jalur dapat disimpulkan bahwa tingkat penerimaan anak dini usia terhadap makanan tambahan yang terbuat dari tepung tempe dan tapung beras yang di beri rasa coklat memberi. pengaruh nyata terhadap tekstur. rasa, aroma dan wara pada makanan tambahan (x2), sedangkan wara pada makanan tamhahan tanpa penambahan rasa coklat lebih disukai oleh panulis(xi).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINGKAT PENERIMAAN ANAK USIA DINI TERHADAP MAKANAN TAMBAHAN YANG TERBUAT DARI TEPUNG TEMPE DAN TEPUNG BERAS YANG DIBERI RASA COKLAT. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2007
Baca Juga : SUBSTITUSI TEPUNG KANJI (MANIHOT ESCULENTA) DENGAN TEPUNG SAGU (DEUDAK SAGEE/METROXYLON SP) PADA PEMBUATAN KUE LAPIS (nurul husna, 2014)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN JENIS TEPUNG/PATI DAN VARIASI KONSENTRASI LARU TERHADAP MUTU TEMPE GEMBUS (Novarina, 2024)