Abstrak perkembangan bank syari'ah ditandai dengan lahirnya undang-undang republik indonesia no. 7 tahun 1992 yang kemudian diubah menjadi uu rj no. io tahun i 998. undang-undang ini telah memberikan landasan legalitas terhadap pemberlakuan dua sistem perbankan, yaitu sistem perbankan konvensional dan sistem perbankan syari'ah. bank syari'ah melakukan kegiatan usahanya tidak berdasarkan sistem bunga, melainkan berdasarkan prinsip bagi hasil, maka dalam hal ini terdapat perbedaan atas perlakuan ak untansi terutama dalam kegiatan pemberian kredit / pembiayaan. sehingga pernyataan standar akuntansi keuangan (psak) no. 31 tidak relevan diterapkan, pada akhirnya terbitlah psak no. 59 tanggal 01 mei 2002 den berlaku cfektif 01 januari 2003. inilah yang menjadi dasar pemikiran penulis untuk mengetahui apakah perlakuan akuntansi dan pengakuan pendapatan alas pembiayaan murabahah pada bank umum di kota banda aceh telah sesuai dengan psak no. 59. adapun tujuan yang hendak dicapai penulis dalam skripsi ini adalah untuk dapat mengetahui perlakuan akuntansi dan pengakuan pendapatan atas pembiayaan murabahah yang sesuai dengan psak no. 59. untuk mendapatkan data dan infonnasi yang dibutuhkan, penulis melakukan penelitian pada bank umum di kota banda aceh yang meliputi bank muamalat indonesia (bmi) cabang banda aceh, bank syari'ah mandiri (bsm) cabang banda aceh, bank rakyat indonesia (bri) syari'ah cabang banda aceh dan bank pembangunan daerah (bpd) aceh syari'ah, dengan melakukan observasi dan wawancara langsung dengan kepala bagian pembiayaan dan karwayan bagian akuntansi. sedangkan metode analisa data yang digunakan peoulis adalah teknik analisa data secara kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu membandingkan basil penelitian dengan pernyataan psak no.59 tentang akuntansi perbankan syari'ah sebagai landasan teori. dari hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi dan pengakuan pendapatan atas pembiayaan murabahah yang diterapkan oleh bank umum di kota banda aceh tel ah sesuai dengan psak no. 59. dimana dalam peogakuan peodapatao menerapkan metode dasar kas. saran yang dapal diberikan oleh penulis yaitu bank umum di kota banda aceh diharapkan dapat mempertahankan keberadaannya dengan tetap konsisten menerapkan psak no. 59 pada pembiayaan murabahah. karena seperti kita ketahui bahwa produk pembiayaan murabahah memiliki persamaan dengan pemberian kredit pada bank konvensional, sehingga bank syari'ah dapat menunjukkan ciri khas produknya yang berbeda yang dimiliki bank konvensional.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN PSAK 59 TERHADAP PENDAPATAN PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK UMUM DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2007
Baca Juga : ANALISIS AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PERUMAHAN (KPR) PADA PT BANK BRI SYARIAH KC BANDA ACEH (Al Ghiffari Yuranda, 2018)