Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Muaz Munauwar, PENGARUH JARAK TANAM DAN PENYIANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL SORGHUM (SORGHUM BICOLOR (L.) MOENCH). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010

Abstrak muhammad muaz munauwar. 0405103010039. pengaruh jarak tanam dan penyiangan terhadap pertumbuhan gulma dan hasil sorghum [sorghum bicolor (l.) moench]" dibawah bimbingan gina erida selaku ketua dan siti hafsah selaku anggota. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak tanam sorghum optimum dan waktu penyiangan yang tepat dalarn menekan pertumbuhan gulma serta hasil sorghum. penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan fakultas pertanian universitas syiah kuala yang berlangsung pada bulan juli sarnpai oktober 2009. penelitian ini dilaksanakan di lapangan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (rak) faktorial. faktor yang diteliti adalah jarak tanarn (j) dan penyiangan (p). faktor jarak tanarn terdiri dari tiga taraf yaitu : j, = 25 x 75 cm, j = 30x 75 cm, j= 35 x 75 cm. faktor penyiangan terdiri dari tiga taraf yaitu:p= penyiangan pada 21 dan 42 hst, p= penyiangan terus menerus dan p, = tanpa penyiangan. dengan demikian diperoleh 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga ada 27 plot percobaan . peubah yang diamati adalah : sdr (summed dominance ratio/nisbah jumlah dominasi), rata-rata laju tum buh tanarnan (ltt), bobo t kering gulma, diameter batang, bobot biji per tanaman. seluruh data hasil pengamatan setiap peubah dianalisis secara statistik dengan jika menggunakan sidik ragam. terdapat perbedaan antara perlakuan maka beda dilanjutkan dengan uji nyata terkecil (bnt) pada taraf 5 % & (gomez gomez, i 995). hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma dominan pada pertanaman sorghum adalah cyperus rotundus l (sdr= 62,99 %), paspalum conjugatum berg (sdr= 27,3 %) dan vernonia cenerea (sdr= 22,66 %). perlakuan penyiangan dan jarak tanam tidak menunjukkan interaksi yang nyata. penyiangan secara tunggal mempengaruhi secara nyata terhadap peubah ltt, bobot kering gulma dan diameter batang. sedangkan perlakuan jarak tanam tidak berpen garuh nyata terhadap seluruh peubah yang diamati. ltt tertinggi pada pengamatan 3-5 mst dan 5-7 mst terdapat pada perlakuan p2 (penyiangan terus menerus) 45,9 g dan 234,20 g. sementara pada pengamatan 7.9 mst, ltt tertinggi pada perlakuan p1 penyiangan 21 dan 42 hst 59,30 g. penyiangan yang optimum untuk menekan pertumbuhan gulma adalah penyiangan secara terus menerus, namun penyiangan tidak berpengaruh terhadap hasil sorghum. perlakuan jarak tanam tidak berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati.



Abstract



    SERVICES DESK