Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Afrizal, MODIFIKASI HOPPER DAN SISTEM PENGUPASAN PADA MESIN PENGUPAS KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L ). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009

Kacang tanah merupakan salah satu makanan yang disukai masyarakat. jika diolah akan menghasilkan berbagai makanan seperti permen, bumbu, makanan ringan dan sebagainya. penggunaan mesin pengupas kacang tanah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian khususnya produksi kacang tanah. pengupasan kacang tanah yang dilakukan secara manual memerlukan waktu begitu lama apalagi jika dilakukan dalam jumlah yang banyak. dengan adanya mesin pengupas kacang tanah, penanganan pasca panen khususnya pengupasan dapat lebih maju. penelitian ini bertujuan menghasilkan hopper yang effektif yang dilengkapi dengan sistem penjatahan dan mengubah sistem pengupasan sehingga lebih effektif dan effisien serta dilengkapi dengan saluran penyaluran basil pengupasan. hopper berfungsi sebagai tempat penampungan kacang tanah sebelum dimasukkan ke dalam silinder pengupas. kacang tanah dimasukkan ke dalam hopper yang mempunyai bidang penahan yang terbuat dari fiber agar kacang tanah tidak jatuh ke sudut silinder penjatah. kemudian silinder penjatah akan penyalurkan kacang tanah secara bertahap dan kontinyu sebelum masuk ke dalam silinder pengupasan secara perlahan-lahan. secara struktural , hopper terbuat dari triplek dengan ketebalan 7 mm dengan panjang 57 cm, lebar 26 cm dan sudut 45", di dalam hopper terdapat bidang penahan yang terbuat dari fiber yang panjang 54 cm dan lebar 17 cm. sedangkan silinder penjatah panjang 52 cm dengan diameternya 9 cm. silinder penjatah telah mampu bekerja dengan baik untuk menampung dan mengatur sistem penjatahan polong kacang tanah. sistem pengupasan terdiri dari silinder pengupas terbuat dari kayu lat dengan lebar 2 cm dan tebal 5 mm, panjang 57 cm. papan kayu tebal 20 mm, lebar 20 cm dan panjang 136 cm, dan digergaji menjadi 4 potongan masing-masing panjangnya 34 cm. tiap dua potongan digabung menjadi satu hingga berbentuk dua papan berukuran 40x34 cm. kemudian keduanya dibentuk menjadi lingkaran berdiameter 32 cm dan dipusatnya dibuat lubang bulat berdiameter 3 cm. sedangkan saluran pengeluaran berbentuk prisma segitiga yang terbuat dari plat aluminium dengan ketebalan 2 mm, lebar 20 cm clan panjang 57 cm, dengan sudut kemiringan 30' dan 60" kacang dan kulit hasil pengupasan keluar dengan sempurna ke saringan ayakan. sistem pengupasan serta saluran pengeluaran telah mampu bekerja dengan baik mengupas polong kacang dan keluar ke saluran pengeluaran menuju ke saringan ayakan.



Abstract



    SERVICES DESK