Ringkasan salah satu usaha dalama meningkatkan produksi pertanian adalah pemakaian sumber tenaga yang tepat. dalam bidang pertanian sumber tenaga yang umum digunakan adalah manusia, ternak, dan motor bakar. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pembebanan dan jumlah lintasan traktor roda empat terhadap perubahan sifat fisik dan laju infiltrasi pada tanah alluvial penelitian ini dilakukan di desa sueleu kecamatan darussalam, kabupaten aceh besar dan di laboratorium fisika tanah lingkungan jurusan tanah fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh, berlangsung dari bulan juli sampai oktober 2005. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : beban traktor terdiri dari tiga taraf yaitu beban traktor + standar (b0), beban traktor standar 100 kg beban (bi), beban traktor standar + 200 kg beban (b2). jumlah lintasan traktor terdiri dari empat taraf yaitu : satu kali lintasan (l0), dua kali lintasan (li), empat kali lintasan (l2), dan enam kali lintasan (l3). pembebanan traktor tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air setelah perlakuan. lintasan traktor berpengaruh nyata terhadap kadar air dengan nilai kadar air tertinggi pada li sebesar 9,4 % berbeda nyata dengan lu sebesar 7,2 % dan berbeda tidak nyata dengan l2 dan l3 sebesar 7,5 % dan 7,6 %. interaksi perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air. pembebanan traktor berpengaruh tidak nyata terhadap bobot isi setelah perlakuan. sedangkan iintasan berpengaruh nyata terhadap bobot isi, dimana lo sebesar 1,31 gr/cm 1 berbeda nyata dengan l3 sebesar i 48 gr/cm namun berbeda tidak nyata dengan li scbesar i,4l gr/cm' dan l2 sebesar 1,42 gr/cm. interaksi perlakuan berpengaruh nyata terhadap bobot isi. penambahan beban traktor berpengaruh sangat nyata terhadap porositas, nilai porositas tertinggi diperoleh pada b2 sebesar 40% berbeda sangat nyata dengan b0 sebesar 28,3% dan tidak berbeda nyata dengan bi sebesar 30,8%. begitu juga dengan lintasan berpengaruh sangat nyata terhadap porositas. nilai porositas tertinggi diperoleh pada lo sebesar 40% yang berbeda sangat nyata dengan l3 sebesar 24,4% dan tidak berbeda nyata dengan li sebesar 35,5% dan l2 sebesar 32,2%. penambahan beban traktor dan jumlah lintasan traktor mengakibatkan laju infiltrasi setelah perlakuan menjadi lambat dan lebih kecil bila dibandingkan sebelum perlakuan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBEBANAN DAN JUMLAH LINTASAN TRAKTOR RODA EMPAT TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIK DAN LAJU INFILTRASI PADA TANAH ALLUVIAL. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2006
Baca Juga : PENGARUH TEKANAN ANGIN PADA BAN TRAKTOR DAN JUMLAH LINTASAN TRAKTOR RODA EMPAT TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIK DAN LAJU INFILTRASI PADA TANAH ALLUVIAL (Yeni Nurul Huda, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH TEKANAN ANGIN PADA BAN TRAKTOR RODA EMPAT TERHADAP KEMAMPUAN TRAKSI DAN PEMADATAN TANAH. (Yunita, 2024)