Ringkasan asam sunti merupakan salah satu bentuk bumbu-bumbuan asam berasal sunti dari pengolahan belimbing wuluh utuh melalui proses penjemuran dan penggaraman berulang-ulang hingga agak kering, berwarna coklat, dan kenyal asam sunti bagi masyarakat aceh diperlukan terutama sebagai pemberi citarasa asam dan kekentalan yang khas pada masakan aceh. asam sunti mengandung oksalat yang merupakan senyawa beracun yang umum terdapat dalam tanaman. senyawa racun tanaman dalam konsentrasi rendah dapat ditolerir oleh tubuh, tetapi jika dikonsumsi dalam konsentrasi tinggi atau dikonsumsi sccarn berulang-ulang walaupun pada konsentrasi yang rendah (terakumulasi) akan membahayakan tubuh, bahkan dapat menimbulkan gangguan kcschatan yang serius seperti terjadinya ketidakseimbangan ion terutama pada pcngikatan kalsium oleh oksalat membentuk kalsium oksalat dalam tubuh dan kerusakan ginjal. sehubungan dengan hal tersebut, maka dilakukan penelitian terhadap penurunan kadar oksalat dalam asam sunti dengan merendam asam sunti dalam beberapa jenis bahan perendam yaitu ekstrak daun keji beling. dalam larutan kalium klorida (kcd), dan kalium sitrat (k)ch,o;) dengan variasi kadar kalium dari masing-masing bahan perendam yaitu 0,2%, 0.3%, dan 0,4%. penelitian ini dilakukan di laboratorium pengolahan hasil nabati jurusan teknologi hasil pertanian dan laboratorium makanan ternak jurusan peternakan fakultas pertanian, universitas syiah kuala darussalam banda aceh, dan berlangsung pada bulan oktober 2004. penelitian menggunakan model rancangan acak lengkap (ral) faktorial pola 4x3 dengan 3 kali ulangan. faktor yang diteliti adalah jenis bahan perendam dan konsentrasi kalium dari bahan perendam. jenis bahan perendam (p) terdiri atas empat taraf yaitu dengan akuades sebagai kontrol (po), dengan ekstrak daun keji beling (p). larutan kalium klorida (ps), dan larutan kalium sitrat (p,). konsentrasi kalium dari bahan perendam (k) terdiri atas tiga taraf yaitu k = 0,2%, k, = 0,3%, dan k, = 0,4%. parameter yang diukur yaitu kadar oksalat, kadar air, ph. kadar abu, kadar kalsium. kadar nacl dan kadar kalium. lasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan perendam (p) yang digunakan berpengaruh sangat nyata (p0,0i) terhadap semua parameter yang dianalisis yaitu kadar ion oksalat, nilai ph, kadar abu, kadar nacl, kadar ion ca, dan kadar ion k asam sunti yang dihasilkan kccuali terhadap kadar air yang berpengaruh tidak nyata (p>0,05). konsentrasi kalium bahan perendam (k) yang digunakan berpengaruh sangat nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENURUNAN KADAR OKSALAT ASAM SUNTI DENGAN PERENDAMAN DALAM EKSTRAK DAUN KEJI BELING, LARUTAN KALIUM KLORIDA (KCI), DAN KALIUM SITRAT (K3C6H5O7). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2005
Baca Juga : PENGARUH KEMURNIAN DAN KONSENTRASI GARAM DAPUR TERHADAP KADAR OKSALAT PADA PEMBUATAN ASAM SUNTI (BELIMBING KERING ASIN) (Gadhi Irtasri Febrika, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH ASAM SITRAT TERHADAP KADAR FORMALIN PADA PRODUK IKAN TERI DAN CUMI ASIN (Muhammad Rafli Sugita, 2024)