Ringkasan sigit syamsul indradhi “pengujian model simulasi vigor kekuatan tumbuh benih kedelai (glycine mm (l.) merrill) pada kondisi lahan stres oksigen", (di bawah bimbingan syafruddin sebagai ketua dan cut nur ichsan sebagai anggota). penelitian ini bertu;uan untuk mengetahui hubungan antara vigor kekuatan tumbuh benih kedelai hasil uji laboratorium yang ditanam dalam media pasir yang kondisi airnya di atas kapasitas lapang (stres oksigen) dengan pertumbuhan benih kedelai di lahan berdrainase jelek. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih dan kebun percobaan benih fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam banda aceh, berlangsung dari tanggal 9 juni sampai i0 agustus 2005. rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap pola faktorial 2x5 dengan 3 ulangan untuk penelitian di laboratorium. sedangkan untuk di lapangan menggunakan rancangan petak terpisah dengan 3 ulangan. faktor yang diteliti yaitu oksigen dan varietas kedelai. faktor oksigen yaitu stres oksigen dan oksigen normal. sedangkan faktor varietas yaitu panderrnau, lokal bireuen, wilis, orba, lokal tasik. tolak ukur yang diamati adalah daya berkecambah dan berat kering kecambah untuk pengujian di laboratorium. sedangkan untuk pengujian di lapangan adalah daya tumbuh dan berat kering berangkasan. hasil penelitian menunjukkan bahwa oksigen berpengaruh sangat nyata terhadap daya berkecambah di laboratorium dan daya tumbuh benih di lapangan. kondisi stres oksigen menyebabkan penurunan nilai daya berkecambah 14,70 % pada pengujian di laboratorium dan daya tumbuh sebesar 28,04 % pada pengujian di lapangan, varietas berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah dan daya tumbuh benih di laboratorium maupun di lapangan. varietas wilis mempunyai nilai daya berkecambah dan daya tumbuh terbaik. tidak terdapat interaksi antara oksigen dan varietas terhadap daya berkecambah benih di laboratorium dan daya tumbuh benih di lapangan. pertumbuhan kedelai kelima varietas pada kondisi lahan stres oksigen dapat disimulasikan dengan pengujian laboratorium. dari kedua tolak ukur yang digunakan ternyata tolak ukur daya berkecambah merupakan merupakan tolak ukur yang paling peka untuk maksud tersebut. sedangkan untuk berat kering kecambah kurang tepat untuk mensimulasi kondisi lahan seperti yang dimaksud.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGUJIAN MODEL SIMULASI VIGOR KEKUATAN TUMBUH BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) PADA KONDISI LAHAN STRES OKSIGEN. Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2006
Baca Juga : PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DAN KONSENTRASI PEG TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERILL) (Ruhul Fauziah, 2024)