Abstrak suatu penelitian tentang efektifitas inseminasi buatan terhadap populasi sapi telah dilakukan sejak tanggal 11 maret sampai tanggal 7 april 2012. metode penelitian ini dilaksanakan secara survei dengan mengambil 10% dari 110 jumlah akseptor 1b pada 3 desa dalam i kemukiman dengan mengisi kuesioner yang telah disediakan. data yang dikumpulkan melalui kuesioner adalah populasi ternak sapi, sistem pemeliharaan ternak dan reproduksi ternak yang meliputi: dewasa kelamin, umur beranak, jarak antar kelahiran, penggunaan teknik inseminasi buatan, kasus penyakit reproduksi dan penanggulangannya dan pemasaran ternak hasil ib. data yang diperoleh ditabulasikan dan dipersentasekan. hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi yang dipelihara adalah jenis sapi aceh. sistem pemeliharaan temak yang digunakan yaitu semi intensif (digembalakan di padangan dan dikandangkan). sapi di kecamatan blang bintang mengalami dewasa kelamin pada umur 13-20 bulan, umur pertama dikawinkan berkisar 18-24 bulan, umur beranak pertarn a adalah 28-33 bulan, dan jarak beranak yaitu lebih dari 12 bulan. tingkat keberhasilan inseminasi buatan 83,72%. sapi dijual pada umur 1-3,5 tahun. umumnya, penyakit temak yang dijumpai di kecamatan blang bintang adalah distokia dan keguguran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PROGRAM INSEMINASI BUATAN TERHADAP POPULASI SAPI DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2012
Baca Juga : PENERAPAN BIOSEKURITI DI BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG, BANDUNG JAWA BARAT (Rizky Ananda, 2016)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI KEBERHASILAN PROGRAM INSEMINASI BUATAN (IB) PADA SAPI LOKAL DI KECAMATAN SUKA MAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR (Reza Irmanda, 2018)