Abstrak suatu penelitian telah dilakukan di laboratorium makanan ternak jurusan peternakan fakultas pertanian universitas syiah kuala banda aceh yang dimulai dari tanggal i5 april 2007 sampai dengan 10 juli 2007. perlakuan dilakukan untuk mengetahui penambahan urea dan aras sagu yang ditambahkan kedalam rumput gajah (pennisetum purpureum) terhadap koefisien cerna in vitro bahan ini kering dan bahan organik. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu : dengan penambahan urea (1%) dan aras sagu a0 (0gram), ai (200gram), a2 (400gram), a3 (600gram), dan a4 (800gram). metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah berupa metode experimen. hasil fermentasi rumput gajah selama 21 dengan perlakuan diatas, dilanjutkan dengan kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik. hari data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (anova). perbedaan di antara perlakuan diuji mengunakan uji lanjutan berganda duncan (steel and torrie, 1989) variabel yang diamati adalah kecernaan in vitro jarak bahan kering dan bahan organik. hasil penelitian menunjukkan penambahan urea dan aras sagu rumput gajah yang difermentasikan berpengaruh sangat nyata (p < 0,01) terhadap koefisien cerna in vitro bahan kering dan bahan organik. semakin tinggi penambahan sagu maka semakin meningkat koofisien cernanya. kata kunci: urea, sagu, fermentasi, rumput gajah, keceraan in vitro
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENAMBAHAN UREA DAN ARAS SAGU PADA RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) YANG MENDAPAT PERLAKUAN FERMENTASI TERHADAP KECERNAAN IN VITRO. Banda Aceh Fakultas Pertanian Peternakan (S1),2007
Baca Juga : RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUMRNPURPUREUM) TERHADAP PENAMBAHAN PUPUK UREA,RNPUPUK KANDANG DAN KOMBINASI (meri andayani, 2014)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN AMPAS TEBU TERHADAP KOMPOSISI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Agusbudiman, 2024)