Ringkasan ernita soviana, 0051311754, uji ketahanan beberapa kultivar nilam (pogostemon cablimn benth) terhadap penyakit budok. di bawah bimbingan tjut chamzurni sebagai ketua dan buni amin sebagai anggota kajian tentang ketahanan beberapa kultivar nilam terhadap penyakit budok, telah dilakukan di desa meunasah papeun, kecamatan barona jaya, kabupaten aceh besar dan laboratorium penyakit tumbuhan fakultas pertan ian unsyiah, dari bulan september sampai desember 2004. penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tingkat ketahanan beberapa kultivar nilam yang dominan di provinsi nanggroe aceh darussalam terhadap penyakit budok. penelitian ini disusun dalam rancangan acak lengkap dengan lima kultivar nilam yaitu seulimum putih, seulimum merah, meulaboh, tapaktuan, dan girilaya setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. data hasil pengamatan setiap peubah dianalisis dengan analisis ragam, kecuali masa inkubasi penyakit budok. jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan (duncan multiple range test (dmrt) pada taraf 5 adalah persen peubah yang diarnati masa inkubasi penyakit budok, tinggi tanaman, jumlah daun dan persentase daun terserang hasil penelitian menunjukkan bahwa, beberapa kultivar nilam uji mempunyai tingkat ketahanan yang berbeda terhadap infeksi patogen penyebab penyakit budok ketahanan terhadap kultivar nilam yang diuji dapat dibagi menjadi empat kelompok ketahanan yaitu kultivar girilaya dikatagorikan sebagai kultivar tahan, seulimum putih dan seulimum merah sebagai kultivar agak tahan, kultivar tapaktuan rentan, dan kultivar meulaboh sangat rentan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KETAHANAN BEBERAPA KULTIVAR NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP PENYAKIT BUDOK. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2005
Baca Juga : PENGARUH TERAPI MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP HISTOPATOLOGI PARU MENCIT MODEL ASMA (Shiva Wianda Fahlevi, 2025)