Ubi jalar (/pomea batatas , l) merupak.an sumber karbohidrat yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai bahan pengganti beras. ubi jalar mempunyai keragaman jenis yang terdiri atas jenis lokal dan beberapa varietas unggul. tanaman ubi jalar memiliki varietas yang berbeda, varietas ubi jalar ada yang digologkan sebagai varietas unggul dengan kriteria berumur pendek yaitu 3-4 bulan, rasa ubi enak clan man.is. memiliki basil yang tinggi, tahan terhadap hama pengerak, kaar karoten tinggi, keadaan serta ubi rendah. ubi jalar dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. pati merupakan salah satu bentuk pengolahan ubi jalar yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dikalangan industri baik industri pangan maupun non pangan. pati ubi jalar diperoleh dari umbi ubi jalar dengan sistem pengolahan basah yang dimulai dari proses sortasi, pengupasan, pencucian, penggilingan, ekstraksi, penyaringan, pengendapan, pemisahan, pengeringan, penggilingan dan dihasilkan pati halus. pengunaan jalur pengendapan merupakan salah satu proses dari pengolahan pati yang bertujuan agar butiran pati yang berukuran 3-26 mikron dapat banyak diperoleh. proses pengendapan pati yang baik adalah 6 jam. penelitian ini bertujuan untuk rnengetahui varietas dan lama pengendapan terbaik terhadap kualitas pati ubi jalar. ubi jalar yang digunakan adalah ubi jalar jenis lokal,ari, dan sukuh, penelitian ini menggunakan rancangan acak. lengkap (ral). pola 3x 3 dengan 2 faktor yaitu faktor varietas ubi jalar (v) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu vi = varietas lokal, v2 = varietas sari dan v3= varietas sukuh. serta faktor lama pengendapan (p) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu p 1 = 4 jam, p2 = 6 jam, dan p3 = 8 jam. dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan masing -masing dengan 3 kali ulangan, sehingga untuk keseluruhan terdapat 27 satuan percobaan. data yang diperoleh diaoalisis dengan menggunakan statistika analysis of varians (anova), dan dilanjutkan dengan uji bnt (beda nyata terkecil) untuk membedakan pengarub antar perlakuan. parameter yang dianalisis rendeman, kadar air, kadar abu, kadar pati, suhu gelatinisasi, swelling power, viskositas, kadar serat, uji organoleptik (wama). hasil penelitian diperoleh bahwa varietas ubi jalar berpengaruh sangat nyata (p < 0,01) terhadap rendeman, kadar air, suhu gelatinisasi, swelling power, kadar pati, serat kasar, dan organoleptik warna dan berpengaruh tidak nyata (p >0,05 terhadap kadar abu dan viskositas). lama pengendapan menunjukkan pengaruh sangat nyata (p < 0,01) terhadap rendeman, kadar air, kadar pati, serat kasar, dan berpengaruh tidak nyata (p > 0,05) terhadap kadar abu. subu gelatinisasi, swelling power viskositas dan organoleptik warna. interaksi varietas ubi jalar dan lama pengendapan menunjukkan pengaruh sangat nyata (p 0,05) terhadap kadar air, kadar abu, suhu gelatinisasi, swelling power, serat kasar dan organoleptik warna. berdasarkan metode indek efektifitas bahwa perlakuan terbaik didapat dari varietas sukuh dengan lama pengendapan 6 jam (vp).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUHVARIETASDANLAMAPENGENDAPAN TERBADAP KUALITAS PATI UBI JALAR (LPOMEA BATATAS L.). Banda Aceh Fakultas Teknologi Hasi Pertanian,2008
Baca Juga : MODIFIKASI PATI UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS (L) LAM) MENGGUNAKAN PENGOKSIDASI HIDROGEN PEROKSIDA (Bariah, 2022)
Abstract
Baca Juga : UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH (Nurul Aini , 2016)