Penetitian tentang analisis ekonomi penggemukan domba lokal jantan yang diberi ampas tebu amoniasi sebagai pengganti rumput lapangan telah dilakukan di kebun percobaan peternakan jurusan peternakan dari tanggal 27 0ktober 2007 sampal dengan 15 februari 2008. tujuannya untuk mengetahui tingkat kelayakan ekonomi. penelitian ini menggunakan 4 ekor domba lokal jantan dengan kisaran berat badan 14 - 15 kg yang berumur 8 - 12 bulan. dikurung dalam kandang individual .rancangan yang digunakan adalah rancangan bujur sangkar latin (rbsl) dengan 4 perlakuan dan 4 periode. keempat perlakuan tersebut yaitu perlukuan a (0% anpas tebu amoniasi), perlakuan b (5% ampas tebu amoniasi), perlakuan c (10% ampas tebu amoniasi) dan perlakuan d (15% ampas tebu amoniasi).`` parameter yang diukur adalah : pertambahan berat badan, konsumsi pakan, biaya produksi, hasil produksi, nilai hasil produksi, pendapatan dan kelayakan usaha. untuk mengetahul pengaruh perlakuan digunakan analisis sidik ragam dan apabila terdapat perbedaan yang nyata ditanjutkan dengan uji jarak benganda duncan. hasil sidik ragam tidak menunjukkan perbedaan yang nyato terhadap pertambahan berat badan dan konsumsi pakan. tingkat keuntungan perlakuan b (5% ampas tebu amoniasi) dan perlakuan c (10% ampas tebu amoniasl) lebih tinggi dari perlakuan a (0% ampas tebu amoniasi} artinya pada perlakuan b dan perlakuan c tingkat keuntungan yang dlperoleh dapat menutupi bunga bank sebesar 12% pertahun. dan ditinjau dari rasio manfaat biaya perlakuan b dan perlakuan c iayak diusahakan karena dapat membayar semua biaya produksi dalam penelitian ini. key words : analisis ekonomj. ampas tebu amoniasi, domba lokal jantan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS EKONOMI PENGGEMUKAN DOMBA LOKAL JANTAN YANG DIBERI AMPAS TEBU AMONIASI SEBAGAI PENGGANTI RUMPUT LAPANGAN. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2008
Baca Juga : PERSENTASE PEMBERIAN AMPAS TEBU AMONIASI DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN DINDING SEL NDF DAN ADF PADA DOMBA LOKAL JANTAN (Dedhi Yustendi, 2024)