Agus nusfth risnanda. evaluasi kesesuaian lahan untuk beberapa tanaman hortikultura pasca tsunami di desa lamlumpu kecamatan peukan bada kabupaten aceh besar (dibawah bimbingan zainabun sebagai ketua dan m. rusdi sebagai anggota. evaluasi lahan menpakan suatu proses analisis untuk mengetahui potensi lahan untuk penggunaan tertentu yang benguna untuk membantu perencanaan penggunaaan dan pengolahan lahan evaluasi lahan meliputi interpretasi data fisik himia tanah potensi penggunaan lahan sekarang dan sebelimnya (jones et al., 1990). penelitian ini bertujunn untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman hortikutura (cabai, tomat dan semangka) pasca tsunami di desa lamlumpu kecamatan peukan bada kabupaten aceh besar. penelitian ini dilaksanahan di desa lamlumpu kecamatan peukan bada kabupaten aceh besar. penelitian dilaksanakan pada bulan maret 2007 sampai selesai. pengolahan data dan analisis contoh tanah dan air dilaksanakan di laboratorium. penelitian tanah dan tanaman fakultas pertanian universitas syiah kuala banda aceh. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, yang didasarkan pada hasil observasi lapangan dengan menggunakan sistem taktis berdasarkan satuan peta lahan (spl) dan analisis tanah di laboratorium. desa lamlumpu menpakan salah satu desa yang temasuk dalam kecamatan peukan bada dengan luas desa adalah 79.55 ha, sedangkan untuk luas wilayah kecamatan peukan bada sendiri yain 3.190 ha (31,90 kin) dan secara gcografis timur, dengan ketingtian tempat 0 - 500 meter di atas permukaan laut. kecamatan peukan bada merupakan wilayah dengan rata-rata curah hujan tahunan sedang, dengan ran-rata curah hujan i.393.5 setelah dibagi dengan data 10 tahun. rata-rata hari hujan tahunan 1.559 hari/tahun, dengan rata-rata hari hujan 155,9. bulan basah (bb) tahunan mencapal 61 dengan rata- rata 6,1 dan bulan kering (bk) tahunan dengan nilai 32 dan rata-rata 3,2 setelah di bagi data 10 tahun. hasil penelitian berdasarkan hasil analisis tanah di laboratorium, sifat kimia tanah yang dijumpai di lokasi penelitian tergolong dalam kriteria dari mulai sangat rendah sampai dengan sangat tinggi. hasil evaluasi kesesuaian lahan aktual untuk tanaman cabai, tomat dan semangka menunjukkan bahwa di lokasi penelitian mempunyal kelas kesesuaian lalan dari mulai cukup sesuai (s2) sampai dengan sesuai marginal (s3). untuk tanaman cabai kelas s2 terdapat pada spl 1, sedangkan kelas s3 terdapat pada spl 2 dan 3. untuk tanaman tomat dan semangka semua satuan peta lahan mempunyai kelas kesesuaian lahan s3. kelas kesesuaian lahan aktual sesuai margiml (s3) dapat ditingkatkan menjadi satu tingkat lebih tinggi pada kelas kesesuaian lahan potensial menjadi cukup sesuai (s2) dengan pemberian input berupa teknologi masukan sedang (medium input).. kelas kesesuaian lahan potensial di lokasi penelitian setelah diberikan input teknologi masukan sedang naik menjadi cukup sesuai (s2) untuk tanaman cabai, tomat dan semangka. untuk mengatasi faktor pembatas curah hujan yang berlebih diperlukan pengamatan pola drairnase permukaan yang baik serta pola tanam di akhir musim penghujan yaitu bulan maret sampai juni.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK BEBERAPA TANAMAN HORTIKULTURA PASCA TSUNAMI DI DESA LAMLUMPURNKECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2009
Baca Juga : ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI AREAL BEKAS HUTAN RAWA, KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (KHAIRIL ANWAR, 2015)